Keberanian untuk Mengakui, Kekuatan untuk Memperbaiki
MBG adalah program yang mulia. Saya tetap percaya itu.
Ada sesuatu yang sangat mendasar dalam keinginan agar anak-anak Indonesia bisa makan dengan layak. Agar seorang anak dapat mengikuti pelajaran tanpa harus menahan lapar. Agar keadaan ekonomi keluarganya tidak menentukan seluruh kesempatan dalam hidupnya.
Namun, justru karena tujuannya begitu mulia, kita harus sanggup mengatakan dengan jujur: program ini sempat tidak dikelola dengan baik.
Kemuliaan tujuan memperbesar tanggung jawab pelaksanaannya. Setiap rupiah yang bocor mengurangi hak seseorang. Setiap kelalaian di dapur bisa sampai ke tubuh seorang anak.
Di antara semua halaman paparan itu, ada satu kalimat yang paling lama tinggal dalam pikiran saya: “Satu anak pun masih terlalu banyak.”
Saya berhenti pada kalimat itu.
Bagi sebuah lembaga, korban bisa tercatat sebagai angka dalam laporan. Bagi ayah dan ibunya, anak itu adalah seluruh dunia. Ia adalah seseorang yang pagi tadi dilepas ke sekolah dengan kepercayaan bahwa orang-orang dewasa akan menjaganya.