Kecam Serangan Israel, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Minta PBB Tidak Menutup Mata

Irfan Ma'ruf ยท Rabu, 12 Mei 2021 - 05:48:00 WIB
Kecam Serangan Israel, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Minta PBB Tidak Menutup Mata
Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj mengecam keras aksi tentara Israel yang melakukan tindakan brutal kepada warga Palestina ketika sedang salat tarawih di Masjid Al-Aqsa. 

Terkait serangan Negara Zionis tersebut, Kiai Said meminta  dewan keamanan PBB untuk tidak menutup mata dan segera mengambil tindakan agar kemerdekaan Palestina segera diwujudkan.

“Ini sudah kesekian kalinya di setiap tahun selama bulan Ramadhan. Oleh karena itu saya mendesak kepada PBB untuk tidak menutup mata, itu sudah menjadi kejadian yang nyata melanggar kemanusiaan, melanggar hak hak asasi manusia, melanggar kehormatan bangsa Palestina,” ujar Kiai Said dikutip dari laman dakwahnu.id, Rabu (12/5/2021).

Kiai Said juga meminta kepada seluruh komponen Palestina untuk bersatu. Dia menyebut bahwa kekuatan yang paling utama adalah persatuan dan kesatuan. 

Menurut Kiai Said, tidak mungkin perjuangan akan berhasil kalau bangsa Palestina satu sama lain masih konflik, tidak bisa menyatukan sikap dan tidak bisa menyatukan barisan.

“Mari antara Hamas dan Fatah, satu barisan satu sikap dan satu suara, Insya Allah, Allah akan mudahkan dan berikan jalan kepada Palestina untuk mewujudkan kedamaian,” ujar Kiai Said.

Serangan Israel ke warga Palestina semakin brutal. Korban meninggal akibat serangan Israel ke Jalur Gaza, Palestina, pun terus bertambah menjadi 30 orang hingga Selasa (11/5/2021) malam. 

Ketegangan antara Israel dan pejuang Gaza meningkat sebagai imbas dari kekerasan pasukan Zionis di Masjid Al Aqsa, Yerusalem Timur.

Serangan udara Israel membunuh 30 warga Gaza pada Senin dan Selasa, termasuk anak-anak. Pasukan Zionis melancarkan ratusan kali serangan ke puluhan lokasi di Gaza.

Rudal Israel bahkan meruntuhkan bangunan 13 lantai yang digunakan sebagai tempat tinggal.

Diketahui, pada Jumat malam, pasukan Israel menembakkan granat kejut, gas air mata, dan peluru berlapis karet untuk membubarkan jamaah Muslim dari Masjid al-Aqsa.

Editor : Kastolani Marzuki