Kemendikdasmen Revitalisasi 39.153 Sekolah, Ini Sebaran dan Progres Pembangunannya
Pengelompokan tersebut menunjukkan program revitalisasi tidak hanya menjangkau sekolah reguler, tetapi juga satuan pendidikan yang berada di wilayah dengan tantangan geografis maupun yang terdampak bencana.
Dashboard Kemendikdasmen juga menampilkan perkembangan pembangunan berdasarkan enam kelompok progres. Dari 39.153 satuan pendidikan yang tercatat, sebanyak 6.376 sekolah berada pada rentang progres 95–100%. Sementara itu, kelompok progres 51–75% menjadi yang terbanyak, dengan jumlah 10.901 sekolah.
Berikut Rincian Progres Pembangunan Sekolah:
- Progres 0–25%: 9.140 sekolah
- Progres 26–50%: 7.333 sekolah
- Progres 51–75%: 10.901 sekolah
- Progres 76–94%: 5.210 sekolah
- Progres 95–100%: 6.376 sekolah
- Belum ada data: 193 sekolah
Dari sisi nilai bantuan, sekolah penerima program terbagi dalam enam kelompok. Mayoritas sekolah memperoleh bantuan di bawah Rp500 juta, yakni sebanyak 14.626 sekolah. Besaran bantuan yang diterima masing-masing sekolah berbeda sesuai dengan kebutuhan dan lingkup pekerjaan revitalisasi.
Rincian Jumlah Sekolah Berdasarkan Rentang Nilai Bantuan:
- Di bawah Rp500 juta: 14.626 sekolah
- Rp500 juta hingga Rp1 miliar: 14.093 sekolah
- Rp1 miliar hingga Rp2 miliar: 9.328 sekolah
- Rp2 miliar hingga Rp3 miliar: 929 sekolah
- Rp3 miliar atau lebih: 173 sekolah
- Belum ada data nilai bantuan: 4 sekolah
Dua kelompok terbesar, yakni sekolah dengan bantuan di bawah Rp500 juta dan Rp500 juta hingga Rp1 miliar, mencakup 28.719 sekolah. Sementara itu, terdapat 9.328 sekolah dengan nilai bantuan Rp1 miliar hingga Rp2 miliar. Adapun total dana bantuan yang tercatat dalam dashboard mencapai Rp29.829.641.248.994 atau sekitar Rp29,83 triliun.
Secara geografis, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan jumlah satuan pendidikan terbanyak yang tercatat dalam program revitalisasi, yakni 4.677 sekolah. Posisi berikutnya ditempati Jawa Barat dengan 4.279 sekolah dan Jawa Timur sebanyak 4.202 sekolah.