Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Sukralosa dan Neotam, Pemanis Buatan yang Viral gegara Kasus Stevia Lokal
Advertisement . Scroll to see content

Kemenkes Buka Suara Terkait Kasus Stevia Lokal Diduga Mengandung Sukralosa dan Neotam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:14:00 WIB
Kemenkes Buka Suara Terkait Kasus Stevia Lokal Diduga Mengandung Sukralosa dan Neotam
Stevia lokal sedang viral di media sosial. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, BPOM memastikan tengah melakukan penelusuran terhadap produk pemanis yang menjadi sorotan tersebut. Koordinator Hubungan Masyarakat BPOM, Eka Rosmalasari, mengatakan proses pengambilan sampel dan pengujian masih berlangsung.

"Saat ini, BPOM masih melakukan penelusuran untuk pengambilan sampel dan pengujian. Informasinya akan disampaikan setelah hasil uji tersedia," demikian keterangan BPOM RI.

Pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan kandungan sebenarnya dalam produk sekaligus menelusuri kesesuaiannya dengan informasi yang tercantum pada label kemasan.

Dengan demikian, dugaan kandungan pemanis buatan yang beredar di media sosial belum dapat dijadikan kesimpulan resmi mengenai keamanan produk maupun kepatuhannya terhadap ketentuan bahan tambahan pangan.

Sebagai informasi, polemik stevia lokal mencuat setelah dokter sekaligus kreator konten Dokter Detektif (Doktif) mengungkap hasil pengujian laboratorium mandiri yang diduga menemukan kandungan sukralosa dan neotam dalam produk tersebut.

Doktif juga mempertanyakan kesesuaian kandungan produk dengan informasi komposisi pada kemasan. Sementara itu, BPOM telah melakukan penelusuran, pengambilan sampel, dan pengujian laboratorium untuk memastikan kandungan sebenarnya.

Hasil pemeriksaan resmi BPOM masih dinantikan untuk memastikan kesesuaian komposisi produk dengan klaim yang disampaikan kepada konsumen.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut