Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Medsos Terbukti Bisa Memicu Anxiety hingga Depresi, Ini Penjelasannya!
Advertisement . Scroll to see content

Kemenkes Ungkap 34.961 Anak dan Remaja Terindikasi Depresi, Kenali Gejalanya

Sabtu, 05 September 2026 - 10:37:00 WIB
Kemenkes Ungkap 34.961 Anak dan Remaja Terindikasi Depresi, Kenali Gejalanya
Kemenkes mencatat 34.961 anak dan remaja mengalami gejala depresi. (Foto: Adityo Nugroho)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat angka gangguan kesehatan jiwa di Indonesia masih tergolong tinggi di berbagai kelompok usia. Data program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga Juli 2026 menunjukkan sebanyak 186.629 orang dewasa dan lansia mengalami gejala depresi.

Sementara pada kelompok anak usia sekolah dan remaja, tercatat 34.961 orang mengalami gejala depresi. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan, secara persentase, risiko gangguan kesehatan jiwa pada kelompok anak dan remaja justru menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan.

Dari sekitar 33 juta penduduk yang telah menjalani pemeriksaan CKG, gejala depresi dan cemas pada anak usia sekolah dan remaja ditemukan sekitar 1,6 kali lebih besar dibandingkan kelompok dewasa dan lansia.

"Di cek kesehatan gratis per Juli 2026 untuk remaja dan anak sekolah, itu kita temukan kira-kira 34.000-an sampai 35.000 atau 1,08 persen anak-anak dengan gangguan jiwa. Dan dewasa itu kira-kira 186.000 dewasa dengan gangguan jiwa depresi, dan yang nomor dua cemas," ungkap Dante dalam temu media di RS Soeharto Heerdjan, Jakarta Barat, Jumat (4/9/2026).

Secara terperinci, data CKG mencatat 34.961 anak dan remaja atau 1,08 persen mengalami gejala depresi. Kemudian, sebanyak 33.290 orang atau 1,03 persen mengalami gejala cemas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut