Kemenkes Ungkap 34.961 Anak dan Remaja Terindikasi Depresi, Kenali Gejalanya
Berdasarkan data yang dipaparkan hingga Juli 2026 terhadap sekitar 230.000 ibu hamil dan 27.000 ibu nifas, gejala depresi ditemukan pada 17.922 ibu hamil atau 7,77 persen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 975 orang atau 0,42 persen memiliki keinginan untuk mengakhiri hidup.
Sementara pada kelompok ibu nifas, sebanyak 1.058 orang atau 3,79 persen mengalami depresi. Sebanyak 80 orang atau 0,29 persen di antaranya dilaporkan memiliki keinginan untuk mengakhiri hidup.
"Banyak sekali yang baby blues dan pasca melahirkan atau pada saat hamil mengalami gangguan kejiwaan. Yang tertinggi adalah depresi," jelas Dante.
Karena itu, masyarakat diimbau lebih peka terhadap gejala awal gangguan kejiwaan agar kondisi tersebut tidak berkembang menjadi lebih berat. Dante menyebut terdapat tiga ranah kemunculan gejala, yakni fisik, emosi, dan perilaku.
Menurutnya, indikator fisik menjadi salah satu tanda awal yang paling mudah dikenali. Gangguan pola tidur, rasa lemas yang berulang hingga perubahan berat badan secara signifikan perlu menjadi perhatian.
"Yang muncul dalam bentuk fisik itu yang paling sering ada gangguan pola tidur. Nah, kalau tidurnya udah keganggu, udah susah tidur, nah hati-hati. Kemudian merasa lemas berulang, kemudian perubahan berat badan yang tadinya gemuk kok menjadi kurus karena dia nggak mau makan, atau dari kurus jadi gemuk karena dia makan terus sebagai pelampiasan depresinya, itu juga jangan-jangan gangguan jiwa,” pungkas dia.
Editor: Rizky Agustian