Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 194 Siswa SD hingga SMA di Garut Diduga Keracunan MBG, Dirawat di Puskesmas
Advertisement . Scroll to see content

Keracunan MBG Masih Terjadi, Anggota DPR: Jangan Izinkan SPPG Belum sesuai Standar!

Jumat, 19 September 2025 - 11:06:00 WIB
Keracunan MBG Masih Terjadi, Anggota DPR: Jangan Izinkan SPPG Belum sesuai Standar!
Seratusan siswa SD hingga SMA di Kabupaten Garut dilarikan ke puskesmas usai diduga keracunan menu MBG (foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

“Pembenahan dari hulu ini penting karena membangun SPPG ini bukan hanya mendirikan bangunan saja. Dengan adanya standar harapannya dapat mengurangi adanya cemaran yang masuk dalam makanan,” katanya.

Lebih jauh, Edy menyoroti bahwa SPPG harusnya ada akreditasi atau verifikasi dari lembaga di luar BGN untuk memastikan kelayakan dan standar mutu.

“Jangan mudah mengizinkan SPPG yang belum sesuai standar untuk beroperasi agar penerima manfaat tidak dirugikan,” ujar dia.

Selain BGN, kritik tajam juga dilayangkan kepada BPOM dan dinas kesehatan daerah yang belum menjalankan fungsi pengawasan dengan optimal. Edy menyebut bahwa seharusnya BPOM dan Dinkes melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala.

Sebelumnya, sebanyak 27 siswa SMP Negeri 1 Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten mengalami gejala mual, pusing, diare hingga muntah usai menyantap menu dari program MBG, Selasa (2/9/2025).

Sementara, ratusan siswa sekolah dasar (SD) dan taman kanak-kanak (TK) di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, mengalami keracunan massal setelah menyantap MBG yang dibagikan pihak sekolah pada Rabu (27/8/2025). Para siswa harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami mual, pusing, hingga sesak napas.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut