Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ironis! Saat AS Serang Iran, Melania Trump Pimpin Sidang DK PBB Bahas Anak-Anak Korban Konflik
Advertisement . Scroll to see content

Ketegangan Global Kian Kompleks, Katib Aam PBNU: Islam Rahmatan Lil Alamin Bisa Jadi Solusi

Sabtu, 11 Desember 2021 - 10:29:00 WIB
Ketegangan Global Kian Kompleks, Katib Aam PBNU: Islam Rahmatan Lil Alamin Bisa Jadi Solusi
Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf optimistis perdamaian dunia bisa terwujud di tengah ketegangan tingkat global yang kini semakin kompleks. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengatakan ketegangan di tingkat global kini semakin kompleks. Meski demikian, KH Yahya optimistis perdamaian dunia bisa terwujud.

Menurutnya, konsensus Islam melalui spirit Islam rahmatan lil alamin yang mengandung nilai-nilai kemanusian kuat, sangat universal serta efektif dan kontributif dalam penciptaan perdamaian tersebut. 

“Dunia bisa memilih jalan ini. Jika jalan ini menjadi konsensus sosial, aspirasi fundamental dari seluruh masyarakat maka ini bisa menjadi penentu tiap pemerintah atau negara dalam pergaulan di internasional,” ujar pria yang akrab disapa Gus Yahya di Jakarta, Sabtu (11/12/2021).

Pandangan Gus Yahya soal Islam rahmatan lil alamin (Islam untuk seluruh alam semesta) ini disampaikan pada International Conference on Islam and Human Rights (ICIHR) di Jakarta, Jumat (10/12/2021). Konferensi yang digelar oleh Kementerian Agama bekerja sama dengan Komnas HAM ini mengusung tema ‘Islam dan Hak Asasi Manusia’.

Menurut Gus Yahya, perdamaian dunia sangat bisa terwujud karena pada hakikatnya setiap manusia memiliki keinginan untuk hidup dalam penuh kedamaian. Kesamaan tujuan kolektif itu hanya bisa terbentuk jika setiap orang juga memiliki kesadaran untuk saling menjunjung tinggi hak asasi manusia. Sifat hak asasi ini sangatlah global sehingga bisa menembus berbagai latar belakang, kewilayahan hingga kepentingan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut