Ketua MPR: Jelang Pelantikan Jokowi Situasi Keamanan Kondusif

Felldy Utama · Selasa, 15 Oktober 2019 - 18:51 WIB
Ketua MPR: Jelang Pelantikan Jokowi Situasi Keamanan Kondusif

Ketua MPR Bambang Soesatyo(Bamsoet) usai memimpin Rapat Konsultasi Pimpinan MPR RI, DPR RI, dan DPD RI dengan KPU, Panglima TNI, Kapolri, Setneg dan Kepala Badan Intelijen Negara, di Komplek MPR RI, Jakarta, Selasa (15/10/19). (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengajak rakyat Indonesia bersama-sama menjaga kekhidmatan pelantikan Jokowi dan KH Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden, Minggu, 20 Oktober 2019 Pukul 14.30 WIB, di Gedung Nusantara, Komplek MPR RI, Jakarta. Kesuksesan pelantikan Jokowi menjadi pertaruhan terakhir dalam rangkaian panjang penyelenggaraan Pemilu 2019

Kesuksesan tersebut, menurut Bamsoet, juga untuk menunjukan kepada dunia betapa demokrasi di Indonesia sudah semakin matang dan tumbuh dengan dewasa. "Elite politik sudah menunjukkan kedewasaannya mengedepankan kepentingan bangsa dan negara, dengan bersepakat mendukung kekhidmatan prosesi pelantikan presiden-wakil presiden, serta mengedepankan gotong royong dalam membangun bangsa dan negara," katanya.

Hal itu disampaikan Bamsoet usai memimpin Rapat Konsultasi Pimpinan MPR RI, DPR RI, dan DPD RI dengan KPU, Panglima TNI, Kapolri, Setneg dan Kepala Badan Intelijen Negara, di Komplek MPR RI, Jakarta, Selasa (15/10/19).

"Kini waktunya berbagai elemen masyarakat turut serta berhimpun dalam satu barisan keluarga besar Bangsa Indonesia. Kita lepaskan ego kelompok maupun berbagai bentuk ketidakpuasan. Kita songsong pelantikan dengan suka cita, dan tunjukan pada dunia betapa beradabnya Bangsa Indonesia," ujarnya.

Turut hadir Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman M. Fachir, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Gatot Eddy Pramono, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini meminta aparat TNI/Polri dan juga Badan Intelijen Negara terus mewaspadai berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Bamsoet berharap tidak ada kejadian sekecil apapun yang bisa mengganggu pelantikan Jokowi, sehingga mencoreng wajah Indonesia di mata dunia.

"Dari berbagai laporan yang disampaikan Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala BIN, aparat sudah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjamin terwujudnya keamanan dan ketertiban. Bukan hanya di Jakarta, melainkan Indonesia secara keseluruhan," tuturnya.

Ketua MPR Bamsoet saat memimpin Rapat Konsultasi Pimpinan MPR RI, DPR RI, dan DPD RI dengan KPU, Panglima TNI, Kapolri, Setneg dan Kepala Badan Intelijen Negara, di Komplek MPR RI, Jakarta, Selasa (15/10/19). (Foto: ist)

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini optimis semua potensi ganguan yang mungkin terjadi jelang pelantikan bisa diatasi dan diantisipasi dengan baik aparat keamanan. Bahkan, aparat keamanan menjamin keselamatan Presiden dan Wakil Presiden, mulai dari rumah, menuju ke MPR hingga kembali ke rumah masing-masing. Semua sudah diantisipasi secara penuh oleh Polri. 

"Prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden harus berlangsung tertib, aman dan khidmat karena keberhasilan acara tersebut akan menjadi pesan damai dari Indonesia untuk dunia. Karena itu, saya mengajak semua jajaran masyarakat, secara bersama-sama dan saling bahu membahu untuk ikut menyukseskan pelantikan presiden dan wakil presiden ini," kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan, aparat keamanan juga menjamin keselamatan anggota MPR yang akan hadir pada acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Demikian pula dengan dengan tamu-tamu negara. Sejak datang dan  menginap di hotel, pengamanan serta pengawalan terhadap mereka sudah disiapkan dengan baik. 

"Dari laporan terkini, ada dua kepala negara, empat kepala pemerintahan, tiga wakil presiden, sembilan utusan negara dan 147 perwakilan negara yang akan datang menyaksikan pelantikan presiden," ujar Bamsoet.

Dia menambahkan, aparat berwenang akan menjamin keselamatan para tamu negara pelantikan Jokowi sejak menginjakkan kaki di Bandara, menginap di hotel, tiba di senayan hingga mereka kembali ke negara masing-masing. "Semua sudah ada protapnya dan akan dilaksanakan dengan baik," kata Bamsoet.


Editor : Djibril Muhammad