Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Prajurit Kopassus Ditertawakan gegara Bermimpi Jadi Jenderal, Buktikan Diri Jabat KSAD
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Operasi Super Rahasia Jenderal TNI, Kirim Senjata ke Pejuang Mujahidin Afganistan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:00:00 WIB
Kisah Operasi Super Rahasia Jenderal TNI, Kirim Senjata ke Pejuang Mujahidin Afganistan
Jenderal (Purn) Benny Moerdani pernah mengirim senjata untuk membantu pejuang mujahidin di Afganistan (Foto: Repro Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando)
Advertisement . Scroll to see content

"Kalau kita bisa lakukan sendiri, kenapa harus lewat Amerika," kata Benny dalam buku Belajar Uji Nyali dari Benny Moerdani.

Langkah Benny tersebut berbeda dari pendekatan yang ditempuh sejumlah negara Asia lainnya. Misi pengiriman senjata super rahasia itu diberi nama sandi Flying Carpets atau permadani terbang.

Bantuan yang dikirim mencakup berbagai jenis persenjataan, seperti senapan AK-47, senjata antitank, senapan SKS, serta sejumlah perlengkapan militer lainnya. Pengiriman dilakukan melalui Pakistan dengan menggunakan logo Palang Merah Internasional.

Untuk menyamarkan isi kiriman, senjata dan peralatan militer ditempatkan di bagian bawah peti. Sementara itu, bagian atasnya diisi berbagai obat-obatan dan selimut agar kiriman tersebut tampak seperti bantuan kemanusiaan.

Berkat perencanaan dan kecermatan Benny bersama anak buahnya, bantuan itu berhasil mencapai para pejuang mujahidin Afghanistan.

Dalam perjalanan sejarahnya, pasukan Uni Soviet akhirnya menarik diri dari Afganistan pada 1989 setelah hampir satu dekade terlibat dalam perang.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut