Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perwira Kopassus Letda Jihad Ahmad Al Rasyid Tewas Diduga Tertembak, Keluarga Buka Suara
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Prabowo Memburu Pentolan Fretilin Nicolau Lobato, Jejak Terendus dari Teropong US Navy

Minggu, 05 September 2021 - 05:15:00 WIB
Kisah Prabowo Memburu Pentolan Fretilin Nicolau Lobato, Jejak Terendus dari Teropong US Navy
Prabowo Subianto semasa bertugas di Korps Baret Merah. (Foto: IG/Prabowo Subianto).
Advertisement . Scroll to see content

Ketika akhirnya berhasil mendarat, Sahala mengecek teropong itu. “Prabowo, ini kelompok Lobato. Teropong pandang ini dipegang selalu oleh pengawalnya, Sebastiano Sarmento, komandan Brigade Schoke,” ucap Sahala.

Dia pun memerintahkan Prabowo dan pasukannya untuk terus mengejar gerombolan itu. Sebelum pergi, tim itu meninggalkan satu kotak kaleng makanan T2 dan peta-peta baru.

“Kamu kejar terus, jangan lepas. Lobato berada di depan kamu. Mungkin 3-4 jam di depanmu,” katanya.

Atmadji Sumarkidjo dalam buku Jenderal M Jusuf: Panglima Para Prajurit menyebutkan, pada 30 Desember 1978 dini hari, Mayor Yunus Yosfiah memerintahkan pasukan Prabowo melakukan pengepungan dan penyergapan terhadap persembunyian Lobato.

Dalam waktu singkat terjadi dua pertempuran antara komponen Nanggala 28 dengan pengawal Lobato. Saat itu Lobato lolos dari penyergapan. Namun, gerak mereka telah diadang pasukan lain. Lobato akhirnya tewas tertembak.

Tertembak matinya Lobato menjadikan moral Fretilin merosot. Pangdam Udayana Brigjen Dading Kalbuadi selaku pemimpin seluruh operasi di Timor Timur memerintahkan agar terus melakukan pengejaran terhadap sisa-sisa pasukan Lobato.

“Tanggal 2 Januari 1979, Menhankam/Pangab melapor kepada Presiden (Soeharto) di Jalan Cendana. Selain memberikan laporan lengkap mengenai tertembaknya Lobato, juga diperlihatkan senapan serbu jenis AR-15 yang selama ini dibawanya,” kata Atmadji.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut