Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perwira Kopassus Letda Jihad Ahmad Al Rasyid Tewas Diduga Tertembak, Keluarga Buka Suara
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Prabowo Memburu Pentolan Fretilin Nicolau Lobato, Jejak Terendus dari Teropong US Navy

Minggu, 05 September 2021 - 05:15:00 WIB
Kisah Prabowo Memburu Pentolan Fretilin Nicolau Lobato, Jejak Terendus dari Teropong US Navy
Prabowo Subianto semasa bertugas di Korps Baret Merah. (Foto: IG/Prabowo Subianto).
Advertisement . Scroll to see content

Dalam Operasi Nanggala 28 itu, nama radio Prabowo yakni Kancil. Perintah pindah datang dari Sahala. “Kancil, besok Anda segera kembali ke Soibada. Di Soibada, Kancil akan dijemput helikopter,” kata Sahala, ditirukan Prabowo.

Di Soibada, Prabowo bertemu Sahala yang memiliki nama radio Gajah. Seperti sebelumnya, dia mendapat briefing alias arahan singkat dan beberapa titik koordinat yang harus ditujunya bersama pasukan demi memburu Presiden Fretilin, Nicalao Dos Reis Lobato.

Baru beberapa jam berjalan, pasukan Prabowo dihujani tembakan dari sebuah pos musuh. Kompi kecil berhasil membuat gerombolan Fretilin kabur menyelamatkan diri. 

Pasukan Prabowo berhasil menguasai bukit kecil. Di pos itu pula tercecer sebuah teropong pandang Angkatan Laut Amerika Serikat atau US Navy. Prabowo pun melaporkan melalui radio kepada Sahala Radjagukguk.

Mendengar laporan tersebut, Sahala memutuskan untuk bergerak ke tempat Prabowo. Menggunakan helikopter Bolkow Bo 105, Sahala tiba beberapa waktu kemudian. Namun saat hendak mendarat, heli diberondong tembakan dari musuh yang ternyata bersembunyi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut