KNKT Rilis Hasil Investigasi, Ungkap 6 Faktor Picu Tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL di Bekasi
"Kondisi tersebut menyebabkan berkurangnya audibility dari keluaran audio KA 5181B dan memengaruhi kemampuan PPKP Selatan dalam menerima informasi dari KA 5181B," tulis laporan tersebut.
Selain itu, prosedur yang ada saat ini tidak mengatur standar penggunaan istilah atau fraseologi dalam komunikasi maupun struktur penyampaian informasi keadaan darurat dari Masinis kepada PPKP.
Panggilan yang dilakukan tidak melalui panggilan emergency, berkurangnya audibility komunikasi KA 5181B, disertai tidak adanya prosedur yang mengatur standar fraseologi dan struktur penyampaian informasi keadaan darurat dari Masinis ke PPKP berdampak pada bertambahnya durasi penyampaian informasi dan penilaian PPKP Selatan terhadap tingkat kedaruratan informasi.
"Sehingga memengaruhi keputusan terkait pengendalian KA yang sesuai dengan situasi saat itu," tulis laporan.
3. Kegagalan komunikasi KA 5568A Commuter Line
Investigasi menemukan kegagalan komunikasi ketika informasi bahwa KA 5568A tertahan di Stasiun Bekasi Timur karena adanya kerumunan masyarakat tidak tersampaikan kepada PPKP. Saat itu, PPKP Selatan sedang menangani kejadian di JPL 86.