Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPID DKI Imbau Media Objektif Beritakan Bentrokan Matraman, Hindari Narasi Provokatif
Advertisement . Scroll to see content

KPID DKI Ingatkan TV-Radio Beritakan Demo secara Akurat dan Berimbang, Patuhi P3SPS

Kamis, 10 September 2026 - 10:41:00 WIB
KPID DKI Ingatkan TV-Radio Beritakan Demo secara Akurat dan Berimbang, Patuhi P3SPS
Ketua KPID DKI Jakarta Ahmad Sulhy. (Foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi DKI Jakarta mengingatkan seluruh lembaga penyiaran televisi dan radio agar tetap berpedoman pada Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) dalam melakukan peliputan dan pemberitaan demonstrasi di Jakarta. Lembaga penyiaran memiliki tanggung jawab untuk memastikan ruang siar memberikan informasi yang akurat, berimbang, edukatif, serta bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua KPID DKI Jakarta Ahmad Sulhy mengatakan perhatian KPID terhadap peliputan demonstrasi bukan untuk membatasi independensi jurnalistik lembaga penyiaran. Pengawasan dilakukan untuk memastikan hak masyarakat memperoleh informasi yang benar sekaligus menjaga agar frekuensi penyiaran yang merupakan ranah publik digunakan secara bertanggung jawab.

“KPID tidak masuk ke ruang redaksi untuk menentukan apa yang boleh dan tidak boleh diberitakan. Tetapi KPID memiliki tugas memastikan bahwa ketika sebuah informasi disiarkan kepada masyarakat melalui televisi dan radio, penyajiannya tetap berada dalam koridor P3SPS dan kepentingan publik,” ujar Sulhy dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).

Menurut Sulhy, demonstrasi merupakan bagian dari dinamika demokrasi dan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang patut mendapatkan ruang dalam pemberitaan. Namun, lembaga penyiaran diharapkan tidak mereduksi demonstrasi hanya menjadi tontonan kericuhan, bentrokan, pembakaran, atau kekerasan.

“Jangan sampai demonstrasi berlangsung berjam-jam dengan berbagai substansi tuntutan, tetapi yang kemudian terus-menerus hadir di layar hanya beberapa menit kericuhan. Masyarakat berhak mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang sedang diperjuangkan,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut