KPK Sebut Tersangka Korupsi Rumah Jabatan DPR Lebih dari 2 Orang
JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama tersangka korupsi pengadaan rumah jabatan DPR. Tersangka berjumlah lebih dari dua orang.
"Iya, lebih dari dua orang tersangka," ujar Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri saat dihubungi, Senin (26/2/2024).
Dia mengatakan, kasus dugaan korupsi itu menyangkut sejumlah pengadaan pada rumah jabatan anggota DPR.
"Antara lain segala kelengkapan rumah jabatan seperti kelengkapan kamar tidur, ruang tamu dan lainnya," tutur Ali.
Momen 78 Pegawai KPK Minta Maaf usai Terbukti Pungli Rutan
Dia mengatakan dugaan korupsi tersebut dikarenakan proyek pengadaan kelengkapan rumah dinas DPR bersifat fiktif. Adapun yang dimaksud fiktif yakni pelaksanaan proyek hanya bersifat formalitas.
"Antara lain dugaan pelaksanaan dilakukan secara formalitas," tutur Ali.
Kasus Korupsi Pengadaan Rumah Dinas DPR Naik ke Penyidikan
Dia menambahkan, pelaksanaan proyek kelengkapan rumah dinas DPR tersebut berdasarkan anggaran pembelian barang dan jasa (PBJ) tahun 2020.
"Itu untuk PBJ anggaran tahun 2020," tutur Ali.
Tersangka Kasus Korupsi, Kepala BPPD Sidoarjo Ditahan KPK
Sekadar informasi, KPK menyatakan perkara dugaan korupsi pengadaan kelengkapan rumah jabatan DPR naik ke tahap penyidikan. Peningkatan status itu dilakukan usai gelar perkara.
Editor: Rizky Agustian