KPK Tahan Komisaris Utama PT WAE terkait Kasus Suap Restitusi Pajak

Aditya Pratama ยท Rabu, 13 November 2019 - 20:44 WIB
KPK Tahan Komisaris Utama PT WAE terkait Kasus Suap Restitusi Pajak

Komisaris Utama (Komut) PT WAE, Darwin Maspolim (DM) ditahan KPK terkait kasus suap restitusi pajak. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan salah satu tersangka kasus dugaan suap terkait pemeriksaan restitusi pajak PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) pada 2015 dan 2016. Tersangka tersebut adalah Komisaris Utama (Komut) PT WAE, Darwin Maspolim (DM).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, tersangka DM ditahan mulai hari ini hingga 20 hari ke depan di Rutan K4 KPK. "Penahanan dilakukan untuk 20 hari pertama terhitung mulai 13 November-2 Desember 2019 di Rutan K4 KPK," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (13/11/2019).

BACA JUGA:

Jadi Tersangka KPK terkait Suap Restitusi Pajak, 2 Pegawai Kemenkeu Dipecat

KPK Beberkan Konstruksi Kasus Korupsi Restitusi Pajak PT WAE

Profil Darwin Maspolim, Bos Dealer Jaguar Land Rover yang Jadi Tersangka KPK

Febri menjelaskan, sebelum ditahan, DM menjalani pemeriksaan terlebih dahulu sebagai tersangka. "Diperdalam terkait dugaan penyerahan uang pada petugas pajak," katanya.

Total, KPK telah menetapkan lima tersangka terkait ‎kasus dugaan suap dengan pemeriksaan restitusi pajak PT WAE pada 2015 dan 2016. Kelimanya yakni Yuldirga, Jumari dan M Naim Fahmi.

Kemudian Komisaris Utama PT WAE, Darwin Maspolim (DM) serta Supervisor Tim Pemeriksa Pajak PT WAE di Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing, Hadi Sutrisno.

DM diduga memberi suap sebesar Rp1,8 miliar untuk Yul, Hadi, Jumari, dan Naim. Suap itu diberikan dengan tujuan untuk menyetujui pengajuan restitusi pajak PT WAE tahun pajak 2015 sebesar Rp5,03 miliar dan tahun pajak 2016 sebesar Rp2,7 miliar.

PT WAE merupakan perusahaan penanaman modal asing yang menjalankan bisnis sebagai diler dan pengelola layanan sales, services, spare part, dan body paint untuk mobil merk Jaguar, Bentley, Land Rover, dan Mazda.


Editor : Djibril Muhammad