KPK Ungkap Petinggi Kemenag Terima Suap terkait Kasus Romy

Felldy Utama ยท Sabtu, 16 Maret 2019 - 17:36 WIB
KPK Ungkap Petinggi Kemenag Terima Suap terkait Kasus Romy

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarief memberikan keterangan pers terkait kasus yang menjerat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy, Jakarta, Sabtu (16/3/2019). (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada petinggi Kementerian Agama (Kemenag) terlibat kasus yang menjerat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy. Petinggi Kemenag itu diduga menerima suap terkait pengisian jabatan 2018-2019.

Dalam kasus tersebut, KPK baru menetapkan tiga tersangka. Selain Romy, tersangka lainnya, yaitu Kepala Kantor Wilayah  (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hassanudin (HRS) dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ).

"Dalam perkara ini, RMY (Romahurmuziy) bersama-sama pihak Kemenag menerima suap untuk memengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi di Kemenag," ujar Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/3/2019).

Dalam pendalaman kasus tersebut, KPK menyegel beberapa ruangan Kemenag, salah satunya ruangan kerja Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.

BACA JUGA:

Gelar Perkara KPK, Romy Diduga Terima Suap Rp300 Juta

TKN Hati-Hati soal Pergantian Romy, Hasto: Kami Menunggu Sikap PPP

KPK menduga ruangan yang disegel terdapat bukti-bukti untuk proses pengembangan kasus suap jual beli jabatan ini. "Tim penyidik dan penyelidik menduga di dalam situ bukti-bukti yang mendukung pengungkapan kasus," ucapnya.

Romy terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Surabaya, Jawa Timur pada (15/3/2019). Usai gelar perkara, KPK menduga Romy menerima suap sebesar Rp300 juta dari pejabat Kemenag.


Editor : Kurnia Illahi