Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Partai Perindo Tuntaskan SK Definitif 15 DPD Sulut, Fokus Verifikasi Parpol
Advertisement . Scroll to see content

KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:14:00 WIB
KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah. (Foto: Dok. Partai Perindo)
Advertisement . Scroll to see content

"Beberapa tahun lalu saya pernah mengkaji e-voting dari aspek teknologi, hukum, pembiayaan, hingga sosial politik. Hasilnya, Indonesia belum mengarah pada penerapan e-voting secara nasional. Karena itu, yang perlu kita kuatkan terlebih dahulu adalah e-rekap. Adapun untuk pemilih di luar negeri, e-voting bisa menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan," ujar Ferry saat ditemui di kantor DPP Partai Perindo, Rabu (15/7/26).

Menurut Ferry, keberhasilan e-voting tidak hanya ditentukan oleh tersedianya perangkat digital, tetapi juga kesiapan ekosistem pendukung yang mampu menjamin keamanan, keandalan, dan keberlangsungan proses pemungutan suara. Tanpa prasyarat tersebut, penerapan teknologi justru berpotensi menimbulkan persoalan baru dalam penyelenggaraan pemilu.

"Ada sejumlah prasyarat yang harus dipenuhi, mulai dari kesiapan infrastruktur di lapangan seperti listrik dan perangkat pendukung, jaminan bahwa sistem tidak mudah diretas, kesiapan penyelenggara, kesiapan perlengkapan e-voting, hingga yang paling penting kesiapan teknologi e-voting itu sendiri. Semua itu harus benar-benar matang sebelum diterapkan secara nasional," tegas Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini.

Dia juga mengingatkan bahwa pengalaman internasional menunjukkan penerapan e-voting tidak selalu menjadi solusi permanen. Sejumlah negara yang pernah menggunakannya, kata Ferry, justru kembali menerapkan mekanisme pemungutan suara secara manual setelah melakukan evaluasi terhadap sistem yang digunakan.

"Kami mengapresiasi langkah KPU yang mulai mengkaji e-voting sebagai bagian dari transformasi digital penyelenggaraan pemilu. Ke depan Indonesia memang dapat mengarah pada penguatan digital melalui e-voting, tetapi implementasinya harus dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat kesiapan teknologi, regulasi, dan infrastruktur agar kepercayaan publik terhadap hasil pemilu tetap terjaga," tutup Ferry.

Sebagai bagian dari transformasi digital penyelenggaraan pemilu, Ferry menilai kajian e-voting tetap perlu dilanjutkan agar Indonesia memiliki kesiapan menghadapi perkembangan teknologi. Namun, menurut dia, implementasinya harus dilakukan secara bertahap melalui penguatan sistem yang telah berjalan, sebelum diterapkan secara nasional.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut