Latar Belakang GATT Berikut Prinsip, Tujuan dan Perubahannya
JAKARTA, iNews.id – Latar belakang GATT berikut dengan prinsip, tujuan dan perubahannya akan diulas dalam artikel ini. Sebelum itu, kalian perlu mengetahui apa itu GATT.
Mengutip laman Pusdiklat Kementerian Perdagangan (Kemendag), GATT adalah General Agreement on Tariffs and Trade yang dibentuk pada tahun 1948 atau setelah Perang Dunia II, yang mana perekonomian dunia hancur saat itu.
GATT adalah cikal bakal dari World Trade Organization (WTO) yang terbentuk pada 1995, sebuah organisasi antar pemerintah dengan tujuan untuk membuat perdagangan antarnegara semakin terbuka dengan penurunan bahkan meniadakan hambatan tarif maupun non tarif.
Lantas, bagaimana latar belakang terbentuknya GATT ini? Berikut adalah latar belakang GATT, berikut prinsip, tujuan dan perubahannya, yang dikutip dari laman Kemendag dan sumber lainnya, Senin (13/11/2023).
Sejarah Masjid Menara Kudus, Warisan Cagar Budaya Islam Indonesia di Jawa Tengah
Mengutip Robert Gilpin dalam bukunya The Political Economy of International Relations (1987), latar belakang dibentuknya GATT adalah kenyataan pada 1930-an, di mana perdagangan dunia hancur karena penerapan sistem perdagangan tarif, hingga muncul kesadaran kembali akan pentingnya kebebasan dalam suatu perdagangan internasional dengan mempertimbangkan keunggulan dari prinsip Comparative Advantage dan prinsip Laissez Faire.
Dari sinilah sistem perdagangan dunia mulai di-restrukturisasi dan dibenahi kembali. Negara-negara di dunia berpikir untuk berbuat sesuatu dan mengambil tindakan nyata sehingga dapat keluar dari situasi itu dan memastikannya tidak terulang kembali.
Sejarah Perkembangan HAM di Indonesia dari 1908 hingga Saat Ini