Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PDIP Buka Suara soal Penyadapan Presiden, Hasto: Ancaman Serius bagi Demokrasi
Advertisement . Scroll to see content

Listyo Sigit cs Sadap Presiden Prabowo, Gerindra: Sabotase dan Pengkhianatan!

Rabu, 04 November 2026 - 10:19:00 WIB
Listyo Sigit cs Sadap Presiden Prabowo, Gerindra: Sabotase dan Pengkhianatan!
Presiden Prabowo Subianto bersama mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Dok. Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id -Partai Gerindra meminta Polri mengusut tuntas kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Gerindra menilai pengusutan perlu dilakukan hingga mengungkap pihak yang diduga menjadi otak di balik aksi tersebut.

Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso mengatakan, dugaan penyadapan terhadap kepala negara tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran hukum, tetapi juga menyangkut keamanan informasi dan stabilitas pemerintahan.

"Tindakan menyadap presiden bukan lagi sekadar kejahatan siber atau pelanggaran etik, melainkan tindakan sabotase dan pengkhianatan terhadap kedaulatan negara. Siapa pun yang bermain di belakang layar, apa pun jabatannya dan seberapa besar kekuatannya harus diseret ke muka hukum," kata Sugiat dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).

Sugiat yang juga Wakil Ketua Komisi XIII DPR mengapresiasi langkah Polri menetapkan Listyo sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Dia menilai penanganan perkara itu menunjukkan komitmen penegakan hukum tanpa membedakan pangkat maupun jabatan.

"Partai Gerindra mengapresiasi dan mendukung penuh ketegasan Kapolri beserta jajaran Mabes Polri yaitu Bareskrim dan Divisi Propam yang menindak tegas siapa pun yang diduga melakukan pelanggaran hukum, tanpa memandang pangkat, jabatan, maupun institusi," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut