Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Kuat: Kondisinya Beda dengan Krisis 98
Advertisement . Scroll to see content

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.667 per Dolar AS

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:44:00 WIB
Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.667 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah turun 13,5 poin atau sekitar 0,08 persen ke level Rp17.667 per dolar AS pada akhir perdagangan, Kamis (21/5/2026). (Foto: Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

Dari sentimen domestik, investor menghindari risiko setelah Presiden Prabowo memperketat aturan ekspor komoditas utama, termasuk minyak sawit, batubara, dan ferroalloy, dengan mewajibkan pengiriman melalui satu eksportir milik negara. 

Kehati-hatian juga meningkat menjelang data neraca transaksi berjalan kuartal pertama yang akan dirilis Jumat, menyusul defisit kuartal keempat yang didorong oleh kesenjangan harga minyak yang lebih lebar.

Di sisi lain, keputusan Bank Indonesia menaikkan BI Rate tentu telah ditimbang matang-matang, dan hal ini dilakukan sebagai langkah pre-emptive yang terukur untuk merespons dinamika ketidakpastian global. BI tentu berkepentingan untuk menjaga nilai tukar dan stabilitas rupiah

Meskipun langkah ini akan menimbulkan beban tambahan pada biaya pinjaman, Keputusan ni diharapkan dapat melindungi rupiah dari proses pelemahan yang lebih dalam.

Keputusan BI menaikkan suku bunga acuan, tidak hanya bekerja sebagai instrumen teknis untuk mengendalikan permintaan dan arus keluar modal. Tetapi, sekaligus juga menjadi upaya untuk memperoleh kembali kepercayaan. Dengan menaiikan suku bunga acuan, Bank Indonesia ingin menyatakan bahwa posisi rupiah masih akan dijaga, ekspektasi inflasi tidak akan dibiarkan liar, dan otoritas moneter belum kehilangan kendali.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.660-Rp17.710 per dolar AS.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut