LPSK: Istri Irjen Ferdy Sambo Butuh Layanan Psikiater, Masih Terguncang

muhammad farhan · Rabu, 10 Agustus 2022 - 06:35:00 WIB
LPSK: Istri Irjen Ferdy Sambo Butuh Layanan Psikiater, Masih Terguncang
Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu menjelaskan kondisi istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi saat proses asemen. (Foto: MPI/Muhammad Farhan)

JAKARTA, iNews.id - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah melakukan asesmen psikologis terhadap istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi alias PC yang dijalankan untuk menindaklanjuti permohonan perlindungan. Dalam asesmennya, LPSK menemukan kondisi PC masih tidak stabil sehingga tampak membutuhkan layanan psikiater. 

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu saat dijumpai di Gedung LPSK, Ciracas, Jakarta Timur pada Selasa (9/8/2022). Menurut Edwin, kondisi PC benar-benar mengalami trauma berat sehingga masih sulit untuk berbicara. 

"Ibu PC nampak terlihat masih terguncang, masih ada situasi psikis yang belum stabil, kadang masih menangis, masih sulit untuk berbicara. Nampaknya Ibu PC membutuhkan layanan psikiater, jadi sudah bukan psikolog lagi," ujar Edwin dikutip Rabu (10/8/2022). 

Edwin menjelaskan tim LPSK yang datang ke kediaman pribadi PC terdiri atas dua orang yakni psikolog dan psikiater rujukan lembaganya.

"Proses asesmen psikologis terhadap Ibu PC mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Ada psikolog dan psikiater jadi ada dua orang. Jadi prosesnya antara psikiater-psikolog dan Ibu PC saja," tutur Edwin. 

Edwin pun menjelaskan pihaknya belum bisa memastikan penyebab trauma PC. LPSK masih menunggu hasil asesmen yang telah dikerjakan oleh tim psikolog dan psikiater rujukan LPSK. 

"Kalau secara penampakan, terlihat adanya depresi. Tapi depresinya kenapa itu buat kami juga masih belum tahu. Karena sejauh ini belum ada penjelasan yang terang," kata Edwin.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda