Mahfud MD Berduka Syekh Ali Jaber Wafat : Kita Kehilangan Tokoh Pemersatu Umat

Riezky Maulana ยท Kamis, 14 Januari 2021 - 11:28:00 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD ketika mengunjungi Syekh Ali Jaber setelah ulama kelahiran Madinah itu menjadi korban penusukan beberapa waktu lalu. (Foto: Twitter: Mahfud MD).

JAKARTA, iNews.id – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyampaikan dukacita atas meninggalnya pendakwah Syekh Ali Jaber. Mahfud menyebut ulama kelahiran Madinah itu sebagai sosok pemersatu umat.

“Inna lillah wa inna ilaihi raji'un. Kita kehilangan tokoh penyejuk dan pemersatu ummat. Ulama besar Syech Ali Jaber wafat hari ini,” kata Mahfud dalam akun Twitter, Kamis (14/1/2021). 

Mahfud menyebut Syekh Ali Jaber sebagai sahabat baik. Mahfud juga menggambarkan penceramah itu penyambung aspirasi antara umat dan pemerintah.

“Beliau adalah sahabat baik saya. Karena rendah hati beliau memanggil saya "Guru" atau "Ayah",” tuturnya.

Syekh Ali Jeber wafat dalam perawatan di RS Yarsi, Jakarta, Kamis pukul 08.30 WIB. Ulama yang dikenal santun itu sebelumnya dirawat karena positif Covid-19. Namun pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, DIY, Gus Miftah memastikan Syekh Ali Jaber telah negatif Covid.

Syekh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber lahir di Madinah al-Munawarah pada 3 Shafar 1396 Hijriah atau bertepatan pada 3 Febuari 1976. Pendidikan formal dan informal dijalani di kota kelahirannya tersebut.

Syekh Ali Jaber dikaruniai kecerdasan oleh Allah SWT. Pada usia 10 tahun, Syekh Ali Jaber sudah hafal 30 jus Alquran. Selang tiga tahun kemudian, tepatnya di usia 13 tahun, Syekh Ali Jaber dipercaya menjadi imam di salah satu masjid di Kota Madinah.

Editor : Zen Teguh

Halaman : 1 2