Masuki Usia 20 Tahun, PKB Tegaskan Tetap Jadi Rumah Aspirasi Rakyat

Abdul Rochim ยท Kamis, 31 Oktober 2019 - 00:30 WIB
Masuki Usia 20 Tahun, PKB Tegaskan Tetap Jadi Rumah Aspirasi Rakyat

Sekretaris Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR Fathan Subchi, di Kompleks Parlemen, Rabu (29/30/2019). (Foto: iNews/Abdul Rochim)

JAKARTA, iNews.id - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR memasuki usia ke-20 tahun. Dengan usia dan pengalaman yang semakin matang, F-PKB menegaskan diri tetap menjadi rumah aspirasi rakyat. 

“PKB Rumah Rakyat menjadi tema peringatan hari kelahiran (Harlah) ke-20 tahun ini. Kami berharap dengan rekam jejak dan pengalaman yang dimiliki, Fraksi PKB tetap menjadi rumah aspirasi dari seluruh rakyat Indonesia,” ujar Sekretaris Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR Fathan Subchi, di Kompleks Parlemen, Rabu (29/30/2019).

Dia menjelaskan, F-PKB merupakan kepanjangan tangan dari DPP PKB untuk menyalurkan dan memperjuangkan kepentingan konstituen dan kepentingan rakyat Indonesia melalui jalur parlemen.

Fungsi ini selama 20 tahun terakhir terus digunakan FKB untuk mengawal kinerja pemerintah, mengawasi politik anggaran, serta melakukan fungsi legislasi agar sebesar-besarnya memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

“F-PKB DPR dalam beberapa tahun terakhir berhasil mengawal lahirnya beberapa aturan perundangan yang penting bagi kepentingan konstituen dan masyarakat secara umum seperti lahirnya UU Nomor 6/2014 tentang Desa dan lahirnya UU Nomor 18/2019 tentang Pesantren,” ujarnya.

Fathan mengatakan, lahirnya UU Desa dan UU Pesantren menjadi contoh kecil keberpihakan F-PKB dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat yang menjadi basis konstituennya.

UU Desa yang salah satunya mengamanatkan Dana Desa jelas memberikan kontribusi positif atas geliat pembangunan desa yang terjadi saat ini. Sedangkan UU Pesantren memastikan pondok-pondok pesantren yang menjadi basis konstituen PKB mendapatkan perhatian layak dari negara.

Ke depan, lanjut politisi asal Jawa Tengah ini, Fraksi PKB akan fokus memperjuangkan tiga program prioritas yang menjadi amanat Muktamar Bali.

Program prioritas tersebut di antaranya memperkuat ekonomi kerakyatan, memperkuat dakwah sosial, dan meningkatkan kualitas pendidikan demi tercapainya sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

“Ketiga program prioritas tersebut akan kami perjuangkan sekuat tenaga melalui anggota kami di Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Apalagi dalam periode ini kami berhasil menempatkan kader sebagai Ketua Komisi VI yang concern terhadap penguatan ekonomi kerakyatan dan Ketua Komisi X yang fokus pada peningkatan pendidikan berkualitas,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki