Mendag Ingatkan Bahaya Telur Dijual di Bawah HET: Bisa jadi Langka dan Mahal
Jumat, 09 Oktober 2026 - 01:00:00 WIB
"Dulu kan pernah harga itu Rp22.000 sampai Rp23.000, sehingga banyak peternak itu demo membuang telur dan sebagainya. Karena dengan harga seperti itu tidak sanggup membeli pakan," lanjutnya.
Pemerintah, kata Busan, tetap berupaya menjaga harga telur agar tidak terlalu tinggi dan membebani konsumen. Pada saat yang sama, harga juga perlu berada di tingkat yang memungkinkan peternak mempertahankan produksinya.
"Tetapi kita juga hitung berapa harga pasnya, jangan sampai juga konsumen terbebani. Nah, makanya ketemulah harga yang pertemuan itu yaitu Rp30.000," pungkasnya.
Editor: Puti Aini Yasmin