Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Dahsyat Hari Ini, Muntahkan Kolom Abu Setinggi 3 Km
Advertisement . Scroll to see content

Mengenang Letusan Gunung Krakatau 1883, Lampu Suar dan Jangkar di Bandar Lampung Jadi Bukti

Jumat, 27 Agustus 2021 - 06:27:00 WIB
Mengenang Letusan Gunung Krakatau 1883, Lampu Suar dan Jangkar di Bandar Lampung Jadi Bukti
Gambar hitam putih yang dilukis pada zaman kolonial Belanda menggambarkan dahsyatnya Gunung Krakatau. (Foto: Istimewa/Juanesi.info)
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Panjang Krakatau

Sementara itu, dalam laman geologi.esdm.go.ide, dijelaskan, dulunya Gunung Krakatau memiliki tiga tubuh gunung yakni Gunung Rakata, Danan, dan Perbuatan. Ketiga tubuh gunung ini saling bertumpuk.

Pada erupsi dahsyat pada 26 Agustus 1883, tubuh Gunung Danan dan Perbuatan hancur dan hilang. Sedangkan tubuh Gunung Rakata tersisa setengahnya. Setelah megaletusan itu, terbentuk kaldera di bawah permukaan laut dengan diameter sekitar tujuh km. Muncul pula tiga gugusan pulau, yakni sisa Gunung Rakata, Pulau Sertung, dan Panjang.

Ketiga gugusan pulau ini membentuk segitiga. Pada 1927, peneliti gunung api asal Belanda menemukan di bekas tubuh Gunung Danan yang telah hilang dari permukaan, keluar erupsi dari dasar laut. Pada 29 Desember 1929, muncul kerucut di atas permukaan laut.

Ini menandai Gunung Anak Krakatau muncul ke permukaan. Jika dihitung dari 1927 sampai sekarang, sekitar 91 tahun, tinggi Gunung Anak Krakatau saat ini mencapai 300 meter. Artinya, gunung ini tumbuh, ketinggannya rata-rata bertambah tinggi tiga meter tiap tahun.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut