Mengundurkan Diri, Febri Diansyah: Kondisi KPK Sudah Berubah

Okezone, Ariedwi Satrio ยท Kamis, 24 September 2020 - 21:13 WIB
Mengundurkan Diri, Febri Diansyah: Kondisi KPK Sudah Berubah

Mantan Juru Bicara KPK ditemui di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2020). (Foto: Okezone/Ariedwi Satrio)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengajukan surat pengunduran diri sebagai pegawai komisi antirasuah tersebut. Surat pengunduran diri itu telah disampaikan ke Biro Sumber Daya Manusia KPK.

Ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2020), Febri membeberkan alasannya mundur dari KPK. Dia mengatakan alasannya mundur karena kondisi KPK yang sudah berubah dan itu dituangkan dalam surat pengunduran diri.

"Di surat itu sudah saya tuangkan, bagi saya dan beberapa teman yang berdiskusi cukup panjang akhir-akhir ini, kondisi KPK memang sudah berubah," kata Febri.

Febri membeberkan perubahan yang terjadi di KPK. Salah satunya terkait aspek regulasi setelah diberlakukannya revisi Undang-Undang KPK. Saat itu, Febri masih berupaya bertahan.

"Pada 17 September 2019, revisi UU KPK disahkan, tapi kami tidak langsung meninggalkan KPK pada saat itu, kami bertahan di dalam dan berupaya untuk bisa berbuat sesuatu agar tetap bisa berkontribusi untuk pemberantasan korupsi," ujarnya.

Namun, setelah setahun berjalannya revisi UU KPK, Febri secara pribadi justru merasa terbatas ruang geraknya. Dia merasakan sebagai pegawai KPK tidak banyak dapat berkontribusi untuk pemberantasan korupsi. Oleh karenanya, ia memilih keluar dari lembaga antirasuah.

Oleh sebab itu Febri memutuskan berkontribusi dalam pemberantasan korupsi dari luar KPK. Menurutnya hal itu akan lebih optimal.

"Secara pribadi melihat ruang bagi saya untuk berkontribusi dalam pemberantasan korupsi akan lebih signifikan kalau saya berada di luar KPK, tetap memperjuangkan dan ikut advokasi pemberantasan korupsi. Karena itu saya menentukan pilihan ini. Meskipun tidak mudah, msekipun sangat berat, saya ajukan pengunduran diri pada 17 September 2020, kemarin," katanya.

Editor : Rizal Bomantama