Menkeu Suahasil Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,4-5,5 Persen pada 2026
“Sementara itu, konsumsi pemerintah didukung oleh percepatan belanja dan penyaluran bantuan sosial,” katanya.
Di sektor eksternal, ekspor nonmigas juga menunjukkan peningkatan. Kinerja tersebut didorong upaya pemerintah memanfaatkan momentum penguatan harga dan permintaan komoditas global.
Sejumlah indikator ekonomi riil turut menunjukkan perkembangan positif. Penjualan mobil dan sepeda motor masing-masing tumbuh 28,1 persen dan 15,4 persen secara tahunan per September 2025.
Sementara itu, aktivitas manufaktur Indonesia masih berada di zona ekspansif. Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur meningkat dari level 52 pada September 2026 menjadi 54 pada Oktober 2026.
“Dengan perkembangan tersebut ekonomi Indonesia di tahun 2026 diprakirakan tumbuh di sekitar 5,4-5,5 persen year on year,” ucapnya.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan, pemerintah memperkuat sinergi bauran kebijakan bersama Bank Indonesia (BI). Pemerintah juga berkolaborasi dengan Danantara melalui pendekatan two arms of the state untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi bernilai tambah tinggi.
Editor: Donald Karouw