Mensos Tegaskan Data Desil Tak Sesuai Kondisi Bisa Diperbaiki, Ini Caranya
“Jadi kepada seluruh masyarakat, kami membuka partisipasi untuk bisa mengoreksi, untuk memperbaiki data-data ini dengan saluran-saluran yang sudah kita buat,” ujarnya.
Gus Ipul menjelaskan, pemutakhiran data bansos memang dilakukan secara berkala. Untuk penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan, pemutakhiran dilakukan setiap bulan. Sementara untuk bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako atau bantuan pangan non-tunai dilakukan setiap tiga bulan.
Dia juga mengatakan data penerima bansos saat ini masih dalam proses konsolidasi. Masuknya data baru dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) membuat pemerintah perlu melakukan sinkronisasi, validasi dan verifikasi ulang.
“Jadi memang ini masih dalam proses konsolidasi ya. Saya yakin data kita akan makin akurat. Kemarin itu ada data baru masuk dari BKKBN yang memerlukan apa semacam sinkronisasi, validasi dan verifikasi ulang. Nah, itu sedang dilakukan oleh BPS,” jelasnya.
Gus Ipul menyebut hasil sensus sosial ekonomi yang baru selesai juga nantinya akan menjadi salah satu bahan untuk mendapatkan data yang lebih akurat dan terkini. Pemerintah juga terbuka terhadap masukan dari masyarakat, akademisi, maupun para pakar terkait metode penentuan desil.
Editor: Reza Fajri