Menyentuh! Detik-detik sebelum Wafat Jenderal Kala Hitam Bisiki Prabowo: Jaga Republik Ini
Prabowo tak sungkan mengakui banyak sifat Kemal Idris yang dikaguminya. Sikap-sikap teladan itu antara lain terbuka, humoris dan selalu jujur dan berpihak kepada rakyat kecil.
Kendati demikian, bukan berarti jenderal yang mengawali karier militer dari menjadi Seinendan era zaman Jepang itu tanpa kekurangan. Menurut Prabowo, Kemal Idris termasuk orang emosional dan sering mengambil kesimpulan terlalu cepat sebelum mengetahui situasi sebenarnya.
“Kadang-kadang sifat inilah yang sering membuat beliau masuk ke dalam masalah-masalah sesungguhnya yang tidak perlu terjadi pada beliau,” tutur mantan danjen Kopassus ini.
Kemal lahir dari pasangan perantau Minangkabau asal Solok, Sumatera Barat. Ayahnya, Prof Dr Idris mantan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Situasi peperangan membuatnya terpanggil untuk membela Tanah Air.
Semula ditempa kerasnya latihan militer Jepang, Kemal Idris selanjutnya bergabung di Pasukan Siliwangi. Di pasukan legendaris TNI inilah namanya melejit. Catatan Dinas Sejarah Angkatan Darat (Disjarahad). pada 30 Maret 1948 Mayor Kemal Idris diperintahkan untuk membentuk sebuah batalyon.