Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bos MSCI Buka Suara soal Usulan Downgrade Pasar Saham RI ke Standalone Market
Advertisement . Scroll to see content

MSCI Bongkar Masalah Pasar Modal Indonesia, Transparansi Kepemilikan Saham hingga Penegakan Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:37:00 WIB
MSCI Bongkar Masalah Pasar Modal Indonesia, Transparansi Kepemilikan Saham hingga Penegakan Hukum
MSCI menyoroti transparansi kepemilikan saham, dugaan manipulasi perdagangan, dan lemahnya penegakan hukum dalam evaluasi pasar modal Indonesia. (Foto: Ilustrasi/SINDO)
Advertisement . Scroll to see content

"Masalahnya bukan terletak pada aturan, yang sebenarnya sudah diperketat oleh Indonesia, melainkan pada dugaan manipulasi yang terus terjadi serta penegakan hukum yang lemah," kata Wu.

Transparansi Saham hingga Penegakan Hukum Jadi Sorotan

Salah satu aspek yang menjadi perhatian MSCI adalah keakuratan data saham beredar di publik atau free float. Istilah ini merujuk pada porsi saham yang tersedia untuk diperdagangkan oleh investor di pasar.

Ketidakjelasan struktur kepemilikan dan keraguan terhadap data free float dapat memengaruhi penilaian investor terhadap likuiditas serta keterwakilan suatu saham dalam indeks. Karena itu, transparansi kepemilikan menjadi faktor penting untuk memastikan data pasar mencerminkan kondisi yang sebenarnya.

MSCI menilai, penerbitan aturan baru saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Otoritas pasar modal juga perlu membuktikan penerapannya secara konsisten, antara lain melalui penyelidikan transaksi mencurigakan, pengungkapan pemilik manfaat sebenarnya, serta pemberian sanksi terhadap pelanggaran.

Kekhawatiran itu sebelumnya juga disampaikan dalam sejumlah pertemuan antara MSCI dan pejabat Indonesia di New York serta Jakarta. Dalam salah satu pertemuan pada 31 Agustus 2026, seorang eksekutif senior MSCI disebut menekankan pentingnya mekanisme pencegahan manipulasi pasar yang memiliki daya gentar kuat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut