Napak Tilas Sumpah Pemuda Bareng PDIP, Ratusan Anak Muda Bawa Sejumlah Tuntutan
JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 500 pemuda mengikuti napak tilas sejarah Sumpah Pemuda yang digelar PDI Perjuangan melalui Merah Muda Fest 2026, Minggu (25/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya mengenang perjuangan pemuda pada 1928, tetapi juga membawa sejumlah tuntutan, mulai dari pendidikan gratis hingga penghentian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berdasarkan pantauan di lokasi, peserta memulai napak tilas dari Museum Sumpah Pemuda, kemudian berjalan menuju Lapangan Banteng dengan melewati Gereja Katedral Jakarta. Sejumlah peserta membawa spanduk berisi tuntutan kepada pemerintah, termasuk pemberantasan korupsi dan kuliah gratis.
Ketua Panitia Merah Muda Fest 2026, Denny Cagur, mengatakan napak tilas tersebut melewati tiga titik yang memiliki nilai sejarah dalam perjalanan Sumpah Pemuda.
"Pada tahun 1928 itu, tiga titik itu merupakan titik bersejarah. Untuk itu kami mengajak para anak muda, SMA dan teman-teman bergabung 500 di acara napak tilas ini," kata Denny di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta, Minggu (25/10/2026).
Menurut Denny, kegiatan ini bertujuan mengajak generasi muda meneladani semangat para pemuda yang mencetuskan Sumpah Pemuda pada 1928. Dia berharap nilai persatuan dan perjuangan generasi terdahulu dapat menginspirasi anak muda masa kini.