Orang Tua Korban Kasus Nagreg Dipanggil sebagai Saksi di Sidang Kolonel Priyanto

Okto Rizki Alpino ยท Senin, 14 Maret 2022 - 22:25:00 WIB
Orang Tua Korban Kasus Nagreg Dipanggil sebagai Saksi di Sidang Kolonel Priyanto
Kolonel Priyanto menjalani sidang di Oditur Militer Tinggi II Jakarta. (Foto MNC Portal).

JAKARTA, iNews.id - Orang tua sejoli korban tabrakan di Jalan Raya Nagreg, Bandung yang jasadnya dibuang ke sungai Serayu, Jawa Tengah bakal dihadirkan sebagai saksi. Mereka akan bersaksi di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, pada Selasa (15/3/2022).  

Saksi dihadirkan dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Handi dan Salsabila dengan terdakwa Kolonel Inf Priyanto.

Oditur Militer Tinggi II Jakarta Kolonel Sus Wirdel Boy mengatakan, kehadiran kedua pihak orang tua korban tersebut untuk menguatkan unsur dakwaan yang disangkakan kepada terdakwa.

"Dua orang saksi yang kemarin muncul di TV dipanggil. Yaitu orangtuanya saudari Salsabila dan saudara Handi Saputra. Mudah-mudahan besok hadir," ujarnya di Jakarta Timur, Senin (14/3/2022).

Guna memudahkan proses tahapan persidangan besok, Oditur Militer Tinggi II Jakarta selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam peradilan militer pun sudah menyiapkan pengamanan agar kedua orangtua korban tiba di Jakarta.

Oditurat Militer Tinggi II Jakarta sudah berkoordinasi dengan Komandan Polisi Militer (Denpom) Garut dan Polisi Militer (Puspom) Kodam III Siliwangi terkait pemberangkatan.

"Dengan Denpom Garut dan Pomdam III Siliwangi. Jadi rencana besok saksi ini akan digerakkan dari Bandung dan Garut dan dibawa ke Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta untuk kita periksa sebagai saksi," ucapnya.

Tak hanya orang tua dari Handi dan Salsabila, jajarannya pun bakal menghadirkan Kopda Andreas Dwi Atmoko dan Koptu Ahmad Soleh sebagai saksi pada sidang besok.

"Orang tua Handi, Salsabila, serta kedua anak buah Priyanto termasuk dalam sembilan orang saksi yang dihadirkan Oditurat Militer Tinggi II Jakarta pada sidang pemeriksaan saksi besok" tuturnya.

Namun terkait berapa jumlah saksi yang bakal hadir, dia tidak dapat memastikan. Tetapi, lanjut dia, saksi sangat dibutuhkan untuk membuktikan dakwaan terhadap Kolonel Inf Priyanto.

"Kita akan lihat nanti berapa orang saksi yang akan datang. Kan bisa saja saksi yang kita panggil berhalangan. Tapi kesempatan sidang yang akan datang kami panggil ulang," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda