Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diserang Cairan Berbahaya saat Pidato, Politisi Muslimah AS Semprot Trump
Advertisement . Scroll to see content

Pantun Sindiran Partai Demokrat untuk Fahri Hamzah dan Yusril

Senin, 27 September 2021 - 08:05:00 WIB
Pantun Sindiran Partai Demokrat untuk Fahri Hamzah dan Yusril
Babak baru konflik Partai Demokrat berlangsung dengan hadirnya Yusril Ihza Mahendra menggugat AD/ART Partai Demokrat ke MA. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Irwan Fecho menegaskan, AD/ART partai itu konsitusi partai, ada proses penyusunannya yang hasilnya merupakan kesepakatan bersama (kalimatun sawa), yang setelah disusun dan disepakati, baru kemudian diterapkan. Jangan setelah diterapkan baru Fahri menyadari dan mengatakan ada cacat.

"Menurut saya dia bukan korban AD/ART, namun karena dia tidak mau menerima hukum sebagai pembatasan yang telah mengatur hak dan kewajiban sebagai anggota partai. Sebelum berpartai harusnya dia sadar itu. Kalau pikirannya saja dia anggap benar, justru itu tidak demokratis," tutur Irwan.

Oleh karena itu, kata Irwan, demokratisasi yang benar itu dari internal, bukan didesakkan dari luar (imposed from without). Kalau mengenai cacat/tidaknya sebuah AD/ART partai, itu tidak bisa dinilai oleh Fahri seorang.

"Karena demokrasi itu pikiran banyak orang, bukan Fahri semata," ucao Ketua Umum Cakra AHY ini.

Menutup tanggapan ini, Irwan juga menuliskan pantun yang khusus dia buat untuk Fahri Hamzah dan Yusril. Berikut bunyinya:

Yusril Menggugat Membuka Kedai
Nampak Berkhutbah dengan Lihai
Fahri Bertepuk Tangan Berlagak Pandai
Bolehlah Diupah dengan Sedikit Berbagi

Kalau ingin selalu dipuji
Pakailah sarung sepanjang kaki
Kalau ingin dihargai
Etika berpartai dijunjung tinggi

Salam takzim,
Irwan Fecho

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut