Pembelajaran Tatap Muka Harus Cegah Klaster Institusi Pendidikan

Rizal Bomantama ยท Jumat, 27 November 2020 - 19:36:00 WIB
Pembelajaran Tatap Muka Harus Cegah Klaster Institusi Pendidikan
Kegiatan belajar mengajar di Nabire mulai berlangsung tatap muka. (Foto: Antara).

Kemudian satuan pendidikan harus memiliki pemetaan seluruh elemen sekolah yang mencakup kondisi kesehatan atau riwayat komorbid, risiko perjalanan pulang pergi termasuk akses transportasi yang aman untuk siswa dan gurunya. Serta riwayat perjalanan dari daerah dan zona risiko tinggi dan kontak erat, juga pemeriksaan rentang isolasi mandiri yang harus diselesaikan pada kasus positif Covid-19. Selanjutnya persetujuan komite sekolah atau perwakilan orang tua atau wali.

"Semua ini harus dilakukan dengan simulasi yang melibatkan berbagai pihak tingkat daerah, orang tua murid, pihak sekolah, dan pemerintah daerah agardicapai suatu kondisi yang ideal untuk sekolah melakukan tatap muka dan bertahap," kata Wiku.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. SKB ini ditandatangi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri yang diumumkan pada 20 November 2020 di Jakarta.

Editor : Rizal Bomantama