Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eks Hakim Tinggi Soroti Tudingan Ijazah Jokowi Palsu, Beban Pembuktian Ada di Roy Suryo Cs
Advertisement . Scroll to see content

Pengacara Tegaskan Ijazah Jokowi Asli: Kami Tidak Perlu Debat Kusir

Selasa, 08 September 2026 - 20:46:00 WIB
Pengacara Tegaskan Ijazah Jokowi Asli: Kami Tidak Perlu Debat Kusir
Pengacara Jokowi, Rivai Kusumanegara dalam program Rakyat Bersuara, Selasa (8/9/2026). (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pengacara Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Rivai Kusumanegara menegaskan ijazah kliennya asli. Dia mengatakan, Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai penerbit telah menyatakan ijazah Jokowi diterbitkan oleh kampus tersebut.

Rivai mengatakan, pihaknya tidak perlu terlibat dalam perdebatan panjang mengenai keaslian ijazah Jokowi. Dia menilai, status ijazah tersebut sudah jelas karena telah dikonfirmasi oleh institusi penerbit.

"Terkait dengan keaslian (ijazah Jokowi), kalau dari kami sih sebenarnya kami tidak perlu berdebat kusir, karena kenyatannya ijazah asli. Pertama, enggak usah susah-susah, penerbitnya sudah menyatakan diterbitkan oleh UGM, selesai," ucap Rivai dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Segera Disidang, Roy Siap?' yang disiarkan di iNews, Selasa (8/9/2026).

Dia menerangkan perbedaan antara dokumen palsu dan dokumen yang dianggap tidak memenuhi persyaratan. Menurutnya, sebuah dokumen tetap dapat dikategorikan asli meski terdapat persoalan terkait persyaratan penerbitannya.

Rivai mencontohkan sertifikat tanah yang diterbitkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) tetapi memiliki kekurangan dalam persyaratan tertentu. Menurutnya, kekurangan persyaratan tersebut tidak serta-merta membuat dokumen menjadi palsu.

"Contoh, ada sebuah sertifikat tanah, kalau BPN menyatakan tidak pernah mengeluarkan itu sudah jelas palsu. Tapi mungkin saja sertifikat itu dikeluarkan BPN tapi tidak memenuhi syarat, ya mungkin saja," kata dia.

"Enggak ada KTP, enggak ada keterangan tidak ada sengketa, dari persyaratan itu kurang, tapi itu tetap asli," tuturnya.

Terkait tudingan yang selama ini disampaikan Roy Suryo, Rivai menilai belum ada bukti yang mendukung tuduhan tersebut. Dia menyebut, pernyataan yang muncul selama ini di publik lebih banyak berupa narasi tuduhan.

"Kalau yang saya lihat, apa yang dibangun selama ini oleh Pak Roy adalah narasi-narasi tuduhan, tidak ada satu pun bukti. Tapi selama ini hanya tuduhan-tuduhan," ucapnya.

Dia juga menilai persoalan keaslian ijazah Jokowi kini bercampur dengan isu mengenai syarat penerbitan dokumen. Menurutnya, kedua persoalan tersebut merupakan hal yang berbeda.

"Soal ijazah sebenarnya ini clean, sekarang coba dicampur aduk antara kepalsuan dengan seolah-olah ijazah yang tidak memenuhi syarat untuk diterbitkan," kata dia.

Dia memastikan seluruh tuduhan tersebut akan dijawab dalam persidangan pokok perkara. Rivai menyebut UGM akan hadir untuk memberikan penjelasan terkait berbagai pertanyaan yang dipersoalkan.

"Ini semua akan dijawab secara lengkap di persidangan nanti, karena UGM akan hadir menjelaskan pertanyaan-pertanyaan yang dituduhkan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, tersangka kasus fitnah ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo menyatakan siap menghadapi sidang perdana kasus tudingan ijazah palsu Jokowi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur pada Kamis, 17 September 2026. Dia mengaku telah menyiapkan sejumlah bukti dan saksi yang belum pernah diungkap ke publik.

Roy mengatakan, bukti-bukti tersebut akan diajukan dalam persidangan untuk memperkuat argumennya terkait dugaan keaslian ijazah Jokowi. Dia juga mengklaim masih memiliki sejumlah temuan yang belum disampaikan kepada publik.

"Memang enggak pernah habis, dan makin mendekati tanggal 17, Kamis pekan depan ya, makin terbukti ijazah ini 99,9 persen palsu, sudah. Makin siap, makin terbukti, makin lama makin terbukti," ucap Roy.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut