Percepat Pengukuran Tanah Masyarakat, Kementerian ATR/BPN dan KJSB Resmikan Program PLM
Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno meyakini hasil pengukuran antara KJSB maupun Kementerian ATR/BPN memiliki kualitas yang sama. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan yang baru diresmikan ini.
“Saya yakin kualitas pelayan pengukuran dan pemetaan bidang tanah yang dihasilkan dari Kantah Kabupaten Cirebon maupun dari PLM oleh KJSB memiliki kualitas waktu dan kecepatan yang sama,” ucapnya.
Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Kantah Kabupaten Cirebon, Hesekiel Sijabat, saat ini bidang tanah di Kabupaten Cirebon sudah terukur 607.173 dari total 1.358.050 bidang. Dia menilai, dengan PLM oleh KJSB ini bisa mempercepat penyelesaian target pengukuran tanah yang ada.
"Kolaborasi ini untuk kepentingan masyarakat dan apa yang kita harapkan (target pendaftaran bidang tanah) untuk Jawa Barat terutama Kabupaten Cirebon bisa selesai di tahun 2024," kata Kepala Kantah Kabupaten Cirebon.
Hadir dalam peresmian ini, Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar Pertanahan dan Ruang Herjon Panggabean mewakili Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Barat, Kepala Bidang Survei dan Pemetaan, Rochmat Darmawan, serta sejumlah Kepala Kantah di lingkungan Kanwil BPN Provinsi Jawa Barat. Beberapa perwakilan KJSB juga langsung membuka booth layanan untuk masyarakat.
Editor: Rizqa Leony Putri