Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Geledah Rutan Depok usai Heboh Pesta Sabu, 2 Pegawai Diduga Terlibat
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Tes Urine Petugas Terlibat Pesta Narkoba di Rutan Depok, Ini Hasilnya

Selasa, 06 Oktober 2026 - 09:19:00 WIB
Polisi Tes Urine Petugas Terlibat Pesta Narkoba di Rutan Depok, Ini Hasilnya
Ilustrasi rutan (Foto: Pixabay)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polres Metro Depok memeriksa dua pegawai Rumah Tahanan (Rutan) Depok yang diduga terlibat pesta narkoba di rutan tersebut. Polisi turut mengetes urine dua pegawai tersebut.

“Sudah tes urine, masih negatif,” kata Kapolres Metro Depok Kombes Christian Rony Putra, Selasa (6/10/2026).

Christian menyebut, pihaknya mendalami asal sabu yang dibawa kedua pegawai tersebut. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar sanksi dari kepala lapas.

"Kami akan melakukan pemeriksaan secara mendalam dari mana asal sabu tersebut. Kemudian, hasil pemeriksaan dari kami nanti akan sebagai acuan bagi kalapas untuk memberikan sanksi," ujarnya.

Dia menambahkan, dua pegawai tersebut tidak terindikasi pemakai narkoba. Namun, mereka menyediakan sabu dan musik ke dalam rutan.

"Tidak ada (indikasi pemakai), karena dua orang ini mereka ini berdua ini hanya menyediakan sabu dan menyediakan alat musik, seperti itu," katanya.

Sebelumnya, Tim dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Barat mendatangi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok, untuk pemeriksaan dan pendalaman terkait video viral diduga aktivitas dugem dan penyalahgunaan narkoba di dalam rutan.

Kepala Rutan Kelas I Depok, Ario Galih Maduseno, membenarkan video tersebut memang direkam di salah satu kamar hunian warga binaan. Kamar tersebut dihuni 22 warga binaan. 

Dari hasil pemeriksaan awal, sebanyak empat warga binaan diperiksa lebih lanjut terkait aktivitas yang terekam dalam video tersebut.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut