Prabowo Ancam Cabut Konsesi Tambang yang Mangkrak 2 Tahun, Soroti Proyek Masela
"Masalahnya, banyak konsesi kita berikan, puluhan tahun tidak dikerjakan. Inilah yang sudah kita tertibkan," katanya.
Presiden menduga sebagian pengusaha pada masa lalu mengajukan konsesi bukan karena memiliki keahlian atau kesiapan mengembangkan usaha pertambangan, melainkan untuk kepentingan spekulasi.
“Mungkin dulu, para pengusaha tertentu berspekulasi dengan meminta konsesi. Mereka bukan ahli tambang, mereka tidak mengerti operasi tambang, tetapi meminta konsesi begitu saja. Setelah diberikan, konsesi itu digunakan entah untuk spekulasi atau dimasukkan ke bursa-bursa. Pada akhirnya, kita juga rugi sebagai bangsa karena selama puluhan tahun konsesi itu tidak dikerjakan,” ucapnya.
Karena itu, Prabowo menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengevaluasi konsesi yang tidak menunjukkan aktivitas nyata selama lebih dari dua tahun. Pemerintah, kata dia, harus berani mencabut izin apabila pemegang konsesi tidak merealisasikan kegiatan usahanya.
"Saya memberi instruksi kepada Menteri ESDM, jika lebih dari dua tahun tidak ada aktivitas nyata, cabut!" ujar Prabowo.