Presiden Jokowi Pidato di Depan Parlemen Australia Hari Ini

Felldy Utama ยท Senin, 10 Februari 2020 - 10:48 WIB
Presiden Jokowi Pidato di Depan Parlemen Australia Hari Ini

Presiden Jokowi bersama PM Scott Morrison santap malam di The Lodge, Canberra, Australia, Minggu (9/2/2020). (Foto: Antara/Biro Setpres).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo melanjutkan kunjungan kerja di Australia hari ini, Senin (10/2/2020). Jokowi memulai hari ketiga kunjungan dengan pertemuan empat mata bersama Perdana Menteri Australia, Scott Morrison.

Setelah itu Jokowi dan Scott Morrison akan menghadiri penandatanganan dua nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU). Yang pertama tentang plan of action dari comprehensive strategic partnership untuk tahun 2020-2024 dan kerja sama kedua negara di bidang perhubungan yang akan dilakukan Menteri Perhubungan.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi kepada pers di Canberra, Australia dalam keterangan tertulis yang diterbitkan situs resmi Sekretariat Kabinet, setkab.go.id, Senin (10/2/2020). Setelah itu dilanjutkan kunjungan kehormatan ketua oposisi Australia dan kunjungan kehormatan ketua Parlemen Australia dan ketua Senat Australia.

"Bapak Presiden kemudian memberikan pidato di depan anggota Parlemen Australia," kata Retno.

Sementara itu Duta Besar Indonesia untuk Australia, Kristiarto S Legowo menjelaskan pidato di depan Parlemen Australia merupakan sebuah kehormatan. Karena Presiden Jokowi akan menjadi kepala negara ke-12 yang berkesempatan menyampaikan pidato di depan Parlemen Australia.

Terakhir, Presiden Jokowi akan menghadiri bussiness round tabel di Hyatt Hotel Canberra. Retno menjelaskan kunjungan Presiden Jokowi ke Australia memiliki sejumlah makna.

Yang pertama, kunjungan Jokowi ke Australia kali ini bertepatan dengan 70 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara. Jokowi juga datang ke Australia setelah meratifikasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) untuk meningkatkan nilai investasi dan perdagangan dari Australia ke Indonesia.

"Semoga kunjungan ini membuat hubungan Indonesia dan Australia saling menguatkan dan menguntungkan," katanya.


Editor : Rizal Bomantama