Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menangi Sengketa Ijazah Jokowi, Bonatua: KPU Jangan Pakai Duit Rakyat Melawan Publik
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Jokowi Sebut Permintaan Pembangunan Tol Tinggi: Manfaatnya Dirasakan

Selasa, 25 Juli 2023 - 07:21:00 WIB
Presiden Jokowi Sebut Permintaan Pembangunan Tol Tinggi: Manfaatnya Dirasakan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan permintaan pembangunan tol sangat tinggi. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan permintaan pembangunan tol sangat tinggi. Hal itu disebabkan karena manfaatnya yang banyak dirasakan oleh masyarakat. 

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam keterangannya setelah meninjau Pasar Rakyat yang digelar di Lapangan Rampal, Kota Malang, Jawa Timur pada Senin (24/7/2023).

"Permintaan untuk pembangunan jalan tol itu tidak hanya di Jawa saja, tidak hanya di Jawa timur saja, setiap saya ke daerah permintaannya selalu itu," kata Jokowi dikutip Selasa (25/7/2023).

Jokowi mengatakan para kepala daerah mengakui keberadaan tol mampu mendorong peningkatan ekonomi suatu daerah.

"Para kepala daerah, gubernur, bupati, dan wali kota melihat bahwa tol itu bisa men-trigger titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, bisa mempercepat mobilitas orang dan mobilitas barang, mobilitas logistik sehingga kemanfaatannya dirasakan, banyak permintaan-permintaan," ucapnya.

Lebih lanjut, Presiden menyebut permintaan pembangunan tol tersebut tidak hanya di Pulau Jawa saja, melainkan di setiap daerah. Namun, Presiden menegaskan pemerintah saat ini memprioritaskan pembangunan tol di luar Jawa.

"Prioritas memang masih di luar Jawa," ucapnya.

Untuk pembangunan tol di Pulau Jawa, Presiden masih mempersilakan asalkan perhitungan investasinya layak. Jika secara perhitungan internal rate of return (IRR) belum layak, Presiden mengatakan bisa diberikan penyertaan modal negara (PMN) ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau pembangunannya dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Semuanya masih dilihat, dikalkulasi, termasuk yang di Jawa Timur, termasuk yang di Malang," ucapnya.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut