Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kericuhan Dialog UGM, Pangi Chaniago Sebut Dipicu Menumpuknya Ketidakpercayaan Publik
Advertisement . Scroll to see content

Profil PT Kraft Aceh Tempat Jokowi Pernah Bekerja, Kini Sudah Bubar

Selasa, 29 April 2025 - 15:56:00 WIB
Profil PT Kraft Aceh Tempat Jokowi Pernah Bekerja, Kini Sudah Bubar
PT Kertas Kraft Aceh. (Foto: Gudang Hiburan/YouTube)
Advertisement . Scroll to see content

Pembubaran ini dilakukan berdasarkan kajian kinerja perusahaan pelat merah tersebut dan tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Pembubaran Perusahaan Perseroan (Persero) PT Kertas Kraft Aceh.

"Bahwa berdasarkan hasil kajian dengan memperhatikan aspek kinerja perusahaan, pasar, agilitas menghadapi disrupsi pasar, dan kemampuan melanjutkan kegiatan usaha, kelangsungan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Kertas Kraft Aceh tidak dapat dipertahankan lagi sehingga perlu untuk membubarkan Perusahaan Perseroan (persero) PT Kertas Kraft Aceh," tulis pertimbangan dalam PP tersebut.

Keputusan pembubaran PT Kertas Kraft Aceh tercantum dalam Pasal 1 Peraturan Pemerintah tersebut. Terhitung sejak berlakunya PP ini, PT Kertas Kraft Aceh dibubarkan.

Mengenai pelaksanaan likuidasi dalam rangka pembubaran PT Kertas Kraft Aceh dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Badan Usaha Milik Negara (BUMN), peraturan perundang-undangan di bidang Perseroan Terbatas, peraturan perundang-undangan di bidang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, dan/atau peraturan perundang-undangan lainnya.

Kemudian, penyelesaian pembubaran PT Kertas Kraft Aceh termasuk likuidasi dilaksanakan paling lambat lima tahun terhitung sejak tanggal pengundangan PP tersebut.

"Semua kekayaan sisa hasil likuidasi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Kertas Kraft Aceh sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, disetorkan ke kas negara," tulis Pasal 4 PP tersebut.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut