Program Vaksinasi Merdeka Dipresentasikan di Luar Negeri, Dinilai Sukses Tangani Covid-19

Rizal Bomantama ยท Jumat, 30 September 2022 - 23:00:00 WIB
Program Vaksinasi Merdeka Dipresentasikan di Luar Negeri, Dinilai Sukses Tangani Covid-19
Perwakilan Indonesia diundang dalam OECD (Organisasi Internasional Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan) Expert Group on Public Communication di Paris. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Perwakilan Indonesia diundang dalam OECD (Organisasi Internasional Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan) Expert Group on Public Communication yang dihadiri lebih dari 40 delegasi dari sedikitnya 15 negara maju di dunia. Mereka diundang untuk mempresentasikan keberhasilan strategi Indonesia dalam penanganan Covid–19.

Program Vaksinasi Merdeka yang diinisiasi oleh Polda Metro Jaya menjadi salah satu studi kasus yang diminta OECD untuk dipresentasikan. Program Vaksinasi Merdeka dinilai menggunakan pendekatan komunikasi sosial yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat (people centered) dan sejalan dengan rekomendasi OECD untuk para pengambil kebijakan di seluruh dunia.

Delegasi Indonesia diwakili oleh Akhmad Firmannal, Ardilla Amri, Devie Rahmawati, Rizky Ameliah, dan Zaky Ramadhan. Mereka hadir langsung di Paris, Prancis untuk menghadiri forum tersebut. 

“Vaksinasi merdeka mengawinkan tiga pendekatan yaitu behavioral insights, penggunaan teknologi digital serta kearifan sosial, dan gotong royong. Hal itu berhasil melahirkan metode penyelengaraan vaksinasi yang kolosal di berbagai titik dengan biaya penyelenggaraan yang efisien,” ujar peneliti program Vokasi Universitas Indonesia Devie Rahmawati.

Menurutnya program Vaksinasi Merdeka melibatkan pengelolaan ribuan relawan yang bekerja secara bersamaan di satu waktu secara masif; penyelenggaraan yang singkat (17 hari) namun dengan dampak yang terukur yaitu capaian warga yang tervaksinasi lebih dari 97 persen. Sebelum hadirnya metode Vaksinasi Merdeka, capaian vaksinasi baru 33 persen.

Inisiator platform Vaksinasi Merdeka dan SiapBergerak, Zaky Ramadhan menyebut Vaksinasi Merdeka ini bukan hanya telah menjadi role model praktis penyelenggaraan vaksinasi di seluruh wilayah nusantara, namun terus berkembang menjadi platform yang mampu memfasilitasi semangat gotong royong (kerelawanan) masyarakat Indonesia dengan kekuatan teknologi. Hal itu terus memberikan solusi terhadap berbagai tantangan sosial lain di luar masalah kesehatan.

Warga Indonesia yang terinfeksi Covid-19 hingga Agustus 2022 sebesar 6 juta kasus dari total 277 juta jiwa penduduk dan kasus kematian 150.000-an orang. Kondisi ini kontras dengan Amerika Serikat yang memiliki penduduk sebanyak 322 Juta dan yang terinfeksi Covid-19 mencapai 95 juta orang dengan angka kematian lebih dari 1 juta orang.

“Capaian ini tidak terlepas dari berbagai kebijakan di antaranya program literasi Makin Cakap Digital yang terselenggara sebanyak 17.414 kegiatan sepanjang 2021, untuk memberikan edukasi agar masyarakat tidak termakan disinformasi ataupun misinformasi yang membuat mereka tidak mau melakukan social distancing hingga program vaksinasi misalnya,” ujar Akhmad Firmannal.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda