Puan Pimpin Parlemen se-Asia Tenggara, Susun Draf Pesan untuk Disampaikan di KTT ASEAN
“Besok kami akan menyampaikan hal-hal yang dilakukan AIPA di depan pemimpin-pemimpin negara ASEAN yang akan dibuka oleh Presiden Jokowi,” tutur Puan.
Menurut dia, Preparatory Meeting AIPA juga turut membahas pertumbuhan ekonomi global yang relatif lambat karena terpukul oleh pandemi Covid-19, adanya perang, dan gangguan pasokan pangan dan energi. Untuk menghadapi isu global, kata Puan, diperlukan kerja sama antara pihak eksekutif dan legislatif.
“Isu-isu yang terkait dengan ASEAN nantinya bisa kita sampaikan dan bekerja sama bersama eksekutif atau pemerintah dalam permasalahan-permasalahan dan mencari solusi yang diinginkan,” terang mantan Menko PMK itu.
Puan melanjutkan, Indonesia akan mendorong isu perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) yang kerap mendapatkan kekerasan dan eksploitasi saat bekerja di luar negeri. Apalagi banyak PMI yang ada di negara-negara Asia Tenggara.
“Ini juga menjadi isu yang dibicarakan, bukan hanya di parlemen tapi juga di eksekutif atau pemerintah dan saya merasa KTT ASEAN ini bersama dengan AIPA akan menjadi salah satu tempat yang penting terkait permasalahan dan mencari solusi terkait penguatan perlindungan pekerja migran di ASEAN,” urai Puan.