Puan Pimpin Parlemen se-Asia Tenggara, Susun Draf Pesan untuk Disampaikan di KTT ASEAN
Di hadapan para delegasi, Puan mengatakan Asia Tenggara saat ini juga tengah menghadapi ketegangan geopolitik yang meningkat dan persaingan kekuatan besar. Seperti potensi konflik yang muncul di Laut China Selatan jika tidak dikelola dengan baik.
“Beberapa ahli telah memperingatkan kita bahwa situasinya menyerupai era perang dingin,” ungkapnya.
Puan menyatakan, kawasan yang damai adalah prasyarat bagi Asia Tenggara yang sejahtera. Hal ini menjadi enabler untuk mencapai berbagai tujuan sosial seperti pengentasan kemiskinan di daerah
“Di bidang ekonomi, kita perlu lebih memperkuat kerja sama dan integrasi ekonomi regional kita. Ini untuk merespon fragmentasi ekonomi dunia, dan gangguan pada rantai pasok global,” terangnya.
Dia mengatakan, AIPA harus membangun ASEAN sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi global, sebagaimana telah disepakati sebagai tema ASEAN tahun 2023. Menurut Puan, hal tersebut akan membantu negara-negara ASEAN menciptakan lebih banyak pekerjaan, memberikan layanan kesehatan dan pendidikan bagi orang-orang di wilayah tersebut.
“Di bidang sosial budaya, kita harus membantu mempererat hubungan antar masyarakat terutama di kalangan generasi muda. Demikian pula, parlemen di daerah ini harus melanjutkan perannya sebagai penjaga demokrasi, supremasi hukum, dan hak asasi manusia,” katanya.
Editor: Faieq Hidayat