Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Sebut Negara Lain Kiamat jika RI Setop Ekspor Sawit: Lebih Dahsyat dari Bom Atom
Advertisement . Scroll to see content

RI-China Perkuat Kerja Sama Sektor Pertanian, Kembangkan Bawang Putih hingga Durian

Selasa, 03 November 2026 - 13:29:00 WIB
RI-China Perkuat Kerja Sama Sektor Pertanian, Kembangkan Bawang Putih hingga Durian
Pertemuan bilateral Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dengan Menteri Pertanian China, Zhang Zhu, di Beijing, China. (Foto: Dok. Kementan)
Advertisement . Scroll to see content

Kerja sama kedua negara juga diarahkan pada transfer teknologi pertanian modern. Amran mendorong kolaborasi dalam mekanisasi, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian.

Menanggapi usulan tersebut, Zhang menyatakan dukungannya terhadap pengembangan produksi bawang putih di Indonesia. China siap memperdalam pembahasan teknis, terutama mengenai teknologi produksi, teknik penanaman, dan aspek budi daya lainnya.

"Kami sangat mendukung pengembangan produksi bawang putih di Indonesia. Kami siap memperdalam pembahasan, terutama terkait teknologi produksi, penanaman, dan aspek teknis lainnya yang dapat dikerjasamakan oleh kedua negara," ucap Zhang.

Untuk komoditas kopi, kakao, dan kelapa sawit, Zhang menyampaikan China akan mendorong pembentukan kelompok kerja atau working group guna membahas peluang kerja sama lebih lanjut. China juga menawarkan kolaborasi penelitian dan pemanfaatan teknologi, termasuk drone, robot pertanian, serta AI.

Selain itu, China menyatakan kesiapan untuk mengorganisasikan delegasi perusahaan guna menjajaki peluang investasi di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Amran turut mengusulkan peningkatan kerja sama perdagangan produk susu. Hal ini mengingat kebutuhan susu Indonesia mencapai sekitar 4 juta ton per tahun.

Dia juga mengusulkan penelitian gandum untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dalam negeri yang hingga kini masih bergantung pada impor.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut