Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.127 per Dolar AS, Sentuh Level Terendah
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.188 per Dolar AS, Kembali Sentuh Level Terendah

Jumat, 17 April 2026 - 16:33:00 WIB
Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.188 per Dolar AS, Kembali Sentuh Level Terendah
Nilai tukar rupiah ditutup melemah ke Rp17.188 per dolar AS sekaligus menyentuh level terendah pada perdagangan, Jumat (19/4/2026). (Foto: Dok. iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Dari segi data, klaim pengangguran awal AS turun menjadi 207 ribu untuk pekan yang berakhir pada 11 April, di bawah perkiraan 215 ribu, dan di bawah angka pekan sebelumnya yaitu 218 ribu. Meskipun demikian, data ketenagakerjaan dan JOLTS baru-baru ini menunjukkan periode perekrutan dan PHK yang rendah.

Dari sentimen domestik, Ekonomi Indonesia tampak mengawali 2026 dengan cukup meyakinkan. Inflasi terjaga dan dekat dengan target Bank Indonesia, konsumsi rumah tangga juga relatif cukup solid, bahkan tertopang kuat oleh momentum Ramadan dan Lebaran. 

Neraca perdagangan juga masih mencatatkan surplus, sementara sektor komoditas dari batu bara hingga minyak kelapa sawit juga masih memberi bantalan terhadap tekanan global.

Namun, menginjak akhir kuartal I 2026 tekanan eksternal terjadi. Eskalasi perang AS dan Iran secepat kilat telah membawa kenaikan harga minyak di atas asumsi makro yang jadi dasar perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Harga minyak Brent sempat menembus 118 dolar AS per barel pada beberapa pekan awal perang. Kini, perang telah berlangsung selama tujuh pekan, dan belum ada tanda-tanda akan mereda dalam waktu dekat. 

Walaupun harga minyak mentah naik namun, pemerintah berkomitmen tidak menyesuaikan harga bahan bakar bersubsidi. Transmisi ini yang dijaga pemerintah agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Sebab, jika tidak, inflasi akan semakin tak terbendung.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.180-Rp17.220 per dolar AS, sedangkan range untuk sepekan kedepan berada di level Rp17.150-Rp17.300.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut