Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah 106 Poin ke Rp17.861 per dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp17.877 per Dolar AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:01:00 WIB
Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp17.877 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah 0,09 persen ke level Rp17.877 per dolar AS pada perdagangan, Rabu (12/8/2026). (Foto: Ilustrasi/iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Perkembangan pekan ini menunjukkan minimnya tanda-tanda meredanya konflik di Asia Barat, sehingga para pedagang tetap waspada terhadap potensi gangguan pasokan minyak lebih lanjut yang turut menopang harga minyak mentah.

Dari sentimen dalam negeri, penjualan ritel di Indonesia mengalami tekanan akibat melemahnya daya beli masyarakat yang membuat konsumen lebih memilih menahan belanja barang non-esensial atau non-pokok (discretionary) seperti pakaian, alat komunikasi, dan perlengkapan rumah tangga.

Penjualan ritel Indonesia turun 3,0 persen secara tahunan pada Juni 2026, melambat dari penurunan 3,9 persen pada bulan sebelumnya dan menandai penurunan paling ringan sejak penurunan dimulai pada April

Kemudian, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merilis data terbaru total utang pemerintah pusat, per Semester pertama tahun 2026, hingga 30 Juni 2026, nilai utang pemerintah pusat telah mencapai Rp 10.293,69 triliun.

Nilai itu membuat rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 41,26 persen. Nilai total utang pemerintah itu berasal dari hasil penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp8.966,79 triliun, dan pinjaman Rp1.326,90 triliun.

Sebelumnya, posisi utang pemerintah masih senilai Rp9.920,42 triliun sampai dengan akhir Maret 2026. Nilai utang tersebut setara dengan 40,75 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), atau masih jauh di bawah batas aman Undang-undang Keuangan negara yang sebesar 60 persen terhadap PDB.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup menguat dalam rentang Rp17.870-Rp17.940 per dolar AS.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut