Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Tanda Gunung Anak Krakatau Akan Berhenti Erupsi, Ini Penjelasan Ahli
Advertisement . Scroll to see content

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menurun, BMKG Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca

Selasa, 08 September 2026 - 13:38:00 WIB
Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menurun, BMKG Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca
BMKG bersama BNPB dan Kemenhub melanjutkan operasi modifikasi cuaca meski sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau sudah menurun. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Selanjutnya, Bandara Budiarto Curug di Tangerang kembali beroperasi pukul 01.25 WIB dan Bandara Pondok Cabe di Tangerang Selatan pukul 01.28 WIB.

Sementara itu, Bandara Muhammad Taufik Kiemas kembali beroperasi pukul 09.31 WIB, Bandara Radin Inten II di Lampung pukul 09.45 WIB, serta Bandara Salakanagara Tanjung Lesung di Banten pukul 09.50 WIB.

Untuk mempercepat pembersihan atmosfer dari material abu vulkanik, BMKG bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan pihak terkait telah menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak 7 September 2026.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto mengatakan, tim OMC menggunakan metode penyemaian awan hujan dan penyemprotan water mist dengan dua pesawat Cessna Caravan yang beroperasi dari Posko Bandara Pondok Cabe dan Halim Perdanakusuma.

"Hingga saat ini, OMC telah melaksanakan lima sorti penerbangan, 1 sorti menggunakan bahan semai powder NaCl, 1 sorti liquid CaCl2 dan 3 sorti menggunakan spraying/watermist. Operasi akan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi atmosfer dan sebaran abu vulkanik, sehingga konsentrasi abu di udara diharapkan terus berkurang dan kondisi atmosfer berangsur lebih bersih," kata Seto.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut