Sebelum Ditangkap, Tersangka Kreator Hoaks Server KPU Sempat Berpindah Tempat

Irfan Ma'ruf ยท Senin, 17 Juni 2019 - 15:51:00 WIB
Sebelum Ditangkap, Tersangka Kreator Hoaks Server KPU Sempat Berpindah Tempat
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Dedi Prasetyo memberikan keterangan pers terkait berita hoaks server Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/6/2019). (Foto: iNews.id/Irfan Maruf).

JAKARTA, iNews.id - Polisi menangkap tersangka kreator berita hoaks server Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tersangka berinisial WN ditangkap pada 11 Juni 2019 pukul 21.45 WIB di Jalan Mangunrejen RT 01 RW 01 Kelurahan Mojogeli Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Dedi Prasetyo mengatakan, WN diduga sebagai kreator berita hoaks server KPU. Sebelum ditangkap, WN berpindah-pindah tempat.

"Dari hasil pengembangan, penyidik melakukan pengembangan siapa yang menyampaikan narasi. Kemudian dilakukan pengejaran kepada tersangka yang berhasil di verifikasi di video yang menyampaikannya pada 27 maret di kediaman mantan Bupati Serang," ujar Dedi dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Menurutnya, penangkapan terhadap WN merupakan hasil pengembangan pada April 2018. Menurutnya, WN dikenakan melanggar Undang-Undang ITE dengan ancaman penjara 10 tahun.

"Ini pengembangan kasus hoaks KPU dengan kesigapan, kasus hoaks yang menimpa KPU berhasil dituntaskan. Ini mengganggu kinerja KPU," ucapnya.

Dia mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya kepada akun anonim. Rekam jejak digital, kata dia merupakan alat bukti tindakan melawan hukum.

"Kita selalu mengingatkan lewat literasi digital. Kita akan melakukan penindakan hukum secara tegas," katanya.

Dalam kasus tersebut sebelumnya polisi telah menahan dua tersangka berinisial EW dan RD.

Editor : Kurnia Illahi

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda